Pemerintahan

Program Desa Berdaya Siap Diluncurkan, Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB secara resmi akan meluncurkan Program Desa Berdaya, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Program Desa Berdaya merupakan program unggulan kedua Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri.

Iqbal mengatakan, peluncuran ini menjadi bagian penting peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB, pada 17 Desember 2025. Sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kemandirian masyarakat dari desa.

Desa Berdaya menjadi fondasi transformasi sosial-ekonomi NTB, dengan pendekatan yang menempatkan masyarakat desa sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar penerima bantuan.

IKLAN

“Desa Berdaya bukan program bagi-bagi bantuan. Ini adalah upaya sistematis untuk memastikan masyarakat desa benar-benar mampu berdiri di atas kaki sendiri. Kita ingin kemiskinan diputus sampai ke akarnya, dari desa,” kata Iqbal, Senin, 15 Desember 2025.

Program ini, lanjutnya, menyasar langsung penghapusan kemiskinan ekstrem, penguatan ekonomi rumah tangga, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat berbasis potensi lokal desa.

Berdasarkan data BPS, tantangan kemiskinan di NTB tidak hanya menyangkut jumlah penduduk miskin, tetapi juga kedalaman dan keparahan kemiskinan.

“Pembangunan NTB harus mulai dari desa yang berdaya, mandiri, dan produktif. Itulah kunci menuju NTB Makmur Mendunia,” ungkapnya.

Desa Berdaya, kata Iqbal, hadir untuk menjawab tantangan tersebut melalui intervensi terpadu, terukur, dan berkelanjutan. Dengan fokus pada rumah tangga miskin ekstrem dan desa-desa prioritas di seluruh NTB.

Target 40 Desa Tahap Pertama

Pada tahap awal, program ini menargetkan 106 desa miskin ekstrem dengan implementasi tahap pertama di 40 desa. Menjangkau lebih dari 7.250 kepala keluarga atau sekitar 19.000 jiwa, yang akan mendapat pendampingan intensif selama dua tahun.

“Pendekatan yang digunakan adalah model graduasi, yakni proses bertahap yang memastikan rumah tangga miskin mampu keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan. Melalui pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan mata pencaharian, pemberdayaan sosial, dan inklusi keuangan. Lebih dari sekadar program bantuan, Desa Berdaya NTB adalah sebuah gerakan perubahan,” jelasnya.

Program ini mendorong konvergensi lintas sektor, melibatkan Pemerintah Pusat dan daerah, perguruan tinggi, sektor swasta, lembaga mitra pembangunan, serta komunitas desa. Tujuannya untuk mengembangkan potensi unggulan desa seperti pertanian, peternakan, pariwisata, ekonomi hijau, hingga energi terbarukan.

Ia menawarkan visi pembangunan desa yang lebih adil, inklusif, dan berdaya saing, dengan menjadikan Desa Berdaya sebagai penggerak utama menuju NTB Makmur Mendunia. Dari desa, NTB membangun masa depan berbasis kemandirian, kolaborasi, dan keberlanjutan. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button