Isvie Temui Massa Aksi, Janji Sampaikan Suara NTB ke Pusat

Mataram (NTBSatu) – Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda akhirnya turun langsung menemui ribuan massa aksi yang mengguncang Gedung DPRD NTB, Rabu, 27 Agustus 2025. Dalam pertemuan itu, ia berjanji membawa seluruh tuntutan rakyat NTB ke tingkat pusat.
“Tuntutan teman-teman akan kami sampaikan ke DPR RI. Di sini saya sudah datang bersama para ketua fraksi,” ujar Isvie di hadapan massa.
Ia juga menegaskan, masyarakat boleh terlibat dalam pembahasan peraturan daerah dengan sistem perwakilan agar suara rakyat tetap terakomodasi.
“Dalam pembahasan peraturan daerah, kami persilakan teman-teman untuk ikut membahas, tapi tentunya dengan skema perwakilan,” tambahnya.
Aksi besar-besaran yang digerakkan oleh Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB itu pecah sejak pagi hari.
Massa menolak eksploitasi tambang, rencana pembukaan kawasan konservasi Gunung Rinjani. Kemudian, persoalan tambang ilegal, pasal kontroversial dalam RKUHP, hingga tunjangan anggota dewan yang terlalu tinggi.
Massa menyatakan aksi tersebut sebagai wujud perlawanan rakyat terhadap kebijakan yang mereka nilai jauh dari kepentingan publik.
Orator aksi berulang kali menegaskan bahwa masyarakat NTB tidak akan tinggal diam ketika lingkungan dieksploitasi dan kesenjangan sosial melebar.
“Rapatkan barisan, kita akan terus di sini sampai tuntutan kita terpenuhi,” seru salah satu orator dari atas pagar besi yang roboh.
Situasi sempat memanas ketika ribuan pendemo merobohkan gerbang selatan Gedung DPRD NTB.
Sejumlah mahasiswa menaiki pagar sambil mengibarkan poster, bendera merah putih, hingga spanduk berisi kritik tajam terhadap DPRD NTB.
Massa juga menolak keras rencana eksploitasi kawasan konservasi Gunung Rinjani karena adanya anggapan mengancam kelestarian lingkungan, merampas hak masyarakat adat, serta menimbulkan ancaman bagi generasi mendatang. (*)