Pemerintahan

Prabowo Siap Sikat Tambang Ilegal, Ancam Ringkus Jenderal TNI-Polri yang Terlibat

Mataram (NTBSatu) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan peringatan tegas kepada oknum jenderal TNI maupun Polri, termasuk mantan jenderal, yang diduga terlibat dalam praktik pertambangan ilegal.

Mengutip Youtube Sekretariat Presiden, Prabowo menegaskan, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk melindungi bisnis haram tersebut. Ia memastikan, pemerintah akan bertindak tegas demi kepentingan rakyat.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan, hukum akan berlaku sama kepada semua pihak tanpa memandang status maupun jabatan.

Menurutnya, siapa pun yang terbukti memberikan perlindungan kepada aktivitas tambang ilegal akan berhadapan langsung dengan tindakan tegas negara.

“Dan saya beri peringatan, apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat, jenderal-jenderal dari manapun, apakah jenderal dari TNI atau jenderal dari polisi atau mantan jenderal, tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegas Prabowo saat menyampaikan pidato Sidang Tahunan MPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025

IKLAN

Selain menyoroti aparat keamanan, Prabowo juga memberi peringatan keras kepada kader partai politik, termasuk Partai Gerindra yang ia pimpin.

Ia menegaskan, tidak akan memberi perlindungan kepada kadernya sendiri jika terbukti terlibat dalam praktik tambang ilegal.

Prabowo bahkan mendorong kader partai untuk segera melapor dan menjadi justice collaborator, jika mengetahui adanya keterlibatan dalam kasus serupa.

“Saya ingatkan semua anggota partai, termasuk partai saya, Gerindra. Jika anda terlibat, anda jadi justice collaborator. Anda laporan saja. Walaupun Gerindra, tidak akan saya lindungi,” ujarnya.

Minta Institusi Keamanan Tidak Bermain Tambang Ilegal

Prabowo juga mengingatkan bahwa ia pernah lama mengabdi sebagai prajurit TNI. Karena itu, ia mengaku paham betul bagaimana cara kerja aparat di lapangan.

IKLAN

Menurutnya, junior-junior di institusi keamanan seharusnya tidak bermain-main dengan praktik yang merugikan negara.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan, pemerintah siap memberi ruang legal bagi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari tambang.

Ia menawarkan solusi dengan membentuk koperasi rakyat, agar aktivitas pertambangan bisa dikelola secara sah dan sesuai aturan.

Namun, ia menolak keras alasan yang digunakan segelintir pihak untuk menyelundupkan hasil tambang dengan nilai mencapai ratusan triliun.

“Kalau rakyat yang nambang, ya sudah kita bikin koperasi, kita legalkan. Kita atur, kita legalkan. Tapi jangan alasan rakyat tahu-tahu menyelundup, menyelundup ratusan triliun,” ucapnya. (*)

Berita Terkait

Back to top button