Hukrim

Polemik Ijazah Palsu Jokowi Memanas, Sosok ‘Orang Besar’ Mulai Terkuak?

Mataram (NTBSatu) – Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) memicu perdebatan publik yang semakin panas.

Pasalnya, ia menyebut keterlibatan ‘orang besar’ sekaligus menyinggung isu pemakzulan terhadap putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Namun, Jokowi memilih tidak mengungkap secara terbuka identitas pihak yang ia maksud dalam polemik tersebut. Ia hanya memberikan pernyataan singkat.

“Ya semua sudah tahu lah. Kan saya sudah sampaikan, feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan. Artinya memang ada orang besar ada yang mem-backup, ya itu aja,” ucap Jokowi melansir detik.com, Jumat, 25 Juli 2025

Pernyataan tersebut langsung memicu berbagai reaksi warganet. Banyak yang berusaha menebak siapa figur yang disebut Jokowi.

IKLAN

Tidak lama setelah itu, spekulasi mengenai partai dengan identitas warna biru mulai mencuat di media sosial. Isu tersebut semakin ramai setelah Sekjen Peradi Bersatu sekaligus pelapor Roy Suryo dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Ade Darmawan muncul dalam wawancara di Kompas TV.

Dalam tayangan itu, Ade menyatakan, tidak dapat menuduh secara langsung siapa yang dimaksud Jokowi. Tetapi ia memberikan isyarat kepada publik untuk memperhatikan pakaian yang ia kenakan. Saat itu, Ade tampil dengan kemeja berwarna biru.

“Sisa men-challenge saja, mencari pemikiran sendiri, berpikir masyarakat sendiri, bahwa siapa kira-kira dalangnya. Saat ini saya berbaju apa? Nah itu mungkin salah satu clue yang bisa saya sampaikan,” ungkap Ade mengutip Kompas TV, Senin, 28 Juli 2025.

Spekulasi tersebut kemudian ditanggapi oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menolak dengan tegas, bahwa tuduhan tersebut merupakan fitnah besar yang tidak memiliki dasar.

“Fitnah besar itu,” ujar AHY di sela kunjungan kerja di Lombok Barat melansir Kompas TV, Minggu, 27 Juli 2025. (*)

IKLAN

Berita Terkait

Back to top button