Hukrim

Sedang Cari Jambu, Anak di Lombok Tengah Diduga Dicabuli Tiga Pemuda

Mataram (NTBSatu) – Tiga pemuda di Praya Barat, Lombok Tengah diamankan kepolisian setempat. Mereka diduga kuat mencabuli seorang anak usia 13 tahun.

Ketiganya masing-masing berinisial HD (16), JL (18), dan ML (16).

Informasi diterima NTBSatu, pelaku lain AH (17) masih dalam buronan kepolisan. Mereka diduga mencabuli korban yang diketahui masih duduk di kelas 1 SMP.

Kapolsek Praya Barat, Ipda Aswin Anggara mengatakan, korban mengalami kejadian yang tidak senonoh pada Oktober 2023 lalu.

Saat itu korban bersama dua temannya pergi ke suatu tempat untuk mencari biji jambu mente. Waktu yang sama, para pelaku ternyata telah mengintai korban.

IKLAN

Saat korban sedang mencari jambu, HD dan JL langsung mendatangi korban dari belakang.

Mereka selanjutnya melakukan pencabulan secara bergantian. Sedangkan pelaku lain mengamati situasi sembari mengancam teman korban agar tidak berteriak.

Suatu hari, korban tiba-tiba ingin pergi sekolah. Kemudian pamannya bertanya kenapa dia tidak ingin pergi ke sekolah. Akhirnya, perempuan malang itu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada sang paman.

Setelah mendengar itu, keluarganya memanggil salah satu teman pelaku inisial R dan menanyakan lokasi para pelaku. “Selasa (14 November 2023) malam kami amankan para pelaku supaya terhindar dari amukan massa,” kata Aswin kepada NTBSatu, Rabu, 15 November 2023.

Pagi tadi, sambung Kapolsek, para pelaku diserahkan ke Polres Lombok Tengah. Karena korban berstatus anak di bawah umur, maka yang menanganinya adalah pihak PPA Polres.

IKLAN

“Karena itu wewenang PPA, makanya kami serahkan,” ujarnya.

Sementara pelaku inisial AH hingga berita ini terbit belum ditemukan kepolisian setempat.

Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Hariono turut membenarkan adanya dugaan pencabulan yang dilakukan para pemuda tersebut. Saat ini pihaknya masih mendalami dan memintai keterangan ketiga pelaku.

“Sudah kami amankan. Masih didalami,” ujarnya. (KHN)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button