Daerah NTB

Calon Jemaah Haji NTB Mulai Diberangkatkan ke Mekah Hari Ini

Mataram (NTBSatu) – Calon Jemaah Haji (CJH) asal NTB mulai diberangkatkan ke Mekah untuk melaksanakan umrah wajib, Selasa, 21 Mei 2024. Kelompok terbang (kloter) yang berangkat pertama berasal dari Kota Mataram, yang tiba di Madinah pada Minggu, sore, 12 Mei 2024 waktu setempat.

Sebanyak 393 CJH kloter pertama Embarkasi Lombok itu telah berada di Madinah selama 9 hari. Sebelum ke Mekah, mereka akan mengambil miqat makani (tempat) untuk berihram di Masjid Dzulhulaifah atau biasa disebut Bir Ali.

“Berangkat ke Mekah hari ini pukul 05.19 waktu Madinah menggunakan bus, perjalanan kurang lebih 5 jam. Mohon doanya,” ujar salah satu CJH kloter pertama asal Kota Mataram, Helmy Fuadi, kepada NTBSatu, pagi ini.

Ia menyampaikan, berdasarkan informasi dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Madinah, saat di Bir Ali nanti jemaah hanya diizinkan berhenti 15 sampai 30 menit saja.

IKLAN

“Jadi, para jemaah diminta langsung memakai kain ihram, mandi, dan berwudu dari hotel untuk menghemat waktu. Begitu tiba di Bir Ali, langsung melaksanakan salat sunah dan niat umrah,” jelasnya.

Bagi jemaah yang sedang dalam kondisi kurang sehat, disarankan untuk tidak turun dari bus.

Berita Terkini:

“Niat umrah bisa dilakukan di atas kendaraan saat tiba di Bir Ali bagi jemaah lansia dan disabilitas, menurut informasi yang disampaikan PPIH kemarin,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Tim Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda, pada Senin, 20 Mei 2024 mengatakan, keberangkatan jemaah haji Indonesia menuju ke Mekah dilakukan secara bertahap. Dalam sehari, ada tiga kali pemberangkatan, mulai pagi, siang, dan sore hari.

Pihak PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Mekah pun telah bersiap menyambut kedatangan jemaah dari Madinah. Akomodasi jemaah dengan jumlah 170 hotel tersebar di lima wilayah, yaitu: Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan juga Ray Bakhs secara menyeluruh telah dicek oleh petugas, sehingga dipastikan siap menerima jemaah.

“Begitu pula transportasi bus selawat yang akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya serta layanan katering jemaah,” kata Widi. (JEF)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button