Gita – Iqbal dan Zul – Pathul Berebut Tiket Demokrat untuk Pilgub NTB, Segera Diteruskan ke DPP
Mataram (NTBSatu) – DPD Demokrat NTB merilis hasil penjaringan Bakal Calon Gubernur yang akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Sekretaris DPD Demokrat NTB Andi Mardan mengatakan, sampai saat ini pendaftar Bakal Calon Gubernur di Partai Demokrat telah berjumlah empat orang. Dua kalangan birokrasi dan dua politisi.
Empat nama itu disebutkan oleh Mardan yakni Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Dr Lalu Muhammad Iqbal. Keduanya birokrat aktif.
Dua lainnya adalah politisi murni.
Gubernur NTB 2018-2023 Dr Zulkieflimansyah, dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.
Pendaftaran untuk Bakal Calon Gubernur menurutnya, masih akan tetap dibuka, meski saat ini belum ada tanda-tanda pendaftar selanjutnya mau datang menyerahkan formulir.
“Kalau Suhaili dan Sukiman sejauh ini belum ada informasi mau datang,” ujarnya.
Dikatakan Mardan, dari empat kandidat yang telah mendaftar, ada dua Bakal Calon yang telah merampungkan atau mengikuti tahapan dengan sempurna.
“Lalu Gita dan Iqbal udah rampung ikut semuanya, sementara dua lainnya kami minta keseriusannya di Demokrat,” paparnya.
Berita Terkini:
- Daftar 10 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia, Venezuela Teratas
- Bupati Jarot Paparkan Dua Lokasi Strategis untuk Pembangunan SMA Garuda di Sumbawa
- Mahfud MD Siap Bela Pandji Pragiwaksono Jika Diperkarakan Usai Roasting Gibran
- Kasus Lahan MXGP Samota: Dua Ditahan, Peluang Tambah Tersangka Baru
- MBG Pertama di 2026, Masukkan Unsur Budaya dalam Menu Makanan
Namun, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada Zulkieflimansyah dan Pathul Bahri sebelum tanggal 20 Mei 2024.
“Kami apresiasi Pj Gubernur NTB mengikuti seluruh tahapan dengan gerak cepat, Lalu Iqbal sampai proses ini telah diselesaikan juga, menyatakan diri bersedia. Dua lagi menyatakan bersedia tapi progresnya belum kami terima update kesungguhannya,” tuturnya.
Selanjutnya, setelah proses penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB ditutup, tahapan selanjutnya yakni melakukan survei.
“Pada proses selanjutnya, tahapan kita akan survei, kami menggandeng Lembaga Survei Indikator. Lalu Juni dan Juli kami bersama kepala Bappilu menyampaikan itu ke Ketua Umum, dan dibawa ke Majelis Tinggi Partai,” tandasnya. (ADH)



