Dikabarkan sebelumnya, beberapa guru mengeluhkan sikap Izzuddin yang seolah menyetir mereka menyoblos salah satu Caleg DPRD Lombok Timur.
Salah satu guru, Y, mengatakan Izzuddin memang tidak secara langsung mengampanyekan anaknya, tetapi pelaksanaan rekrutmen PPPK dikemas seolah-olah andilnya sebagai Kadis.
Baca Juga : Kondisi Semakin Parah, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Sudah Tidak Beroperasi
Bahkan, kata Y, beberapa kepala sekolah sudah mulai memobilisasi para guru untuk memenangkan anak Izzuddin.
Namun beberapa hari lalu, Izzuddin menepis kabar miring tersebut. Ia mengaku tidak sekalipun menggiring para guru untuk memilih anaknya dalam kontestasi politik. (MKR)
Baca Juga : Masih Ada Tumpukan Sampah di Mataram, Bagaimana Tindakan DLH?