Bukan Kota Bima, Ternyata ini Daerah di NTB Penyumbang Inflasi Tertinggi Kalahkan NTT dan Denpasar
Mataram (NTBSatu) – Kota Bima sebelumnya jadi salah satu daerah dengan inflasi tertinggi. Namun tiga bulan terakhir, daerah timur NTB ini berhasil menekan laju inflasi.
Terlihat pada Bulan Oktober 2023, Kota Bima mengalami deflasi sebesar 0.11 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 115.48 poin pada Bulan September 2023 menjadi 115.35 poin pada Bulan Oktober 2023.
Kontras yang dialami Kota Mataram.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mataram mencatat, inflasi tahunan Kota Mataram sebesar 2,75 persen (Yoy) pada Oktober 2023.
Berita Terkini:
- Perkuat Kemitraan Global, NTB Kenalkan Potensi Pariwisata hingga Energi Terbarukan ke Kanada
- UIN Mataram Masuk 100 Top Perguruan Tinggi Nasional Versi Webometrics 2026
- 266 Gempa Terdeteksi di Selat Lombok Selama Enam Hari, BMKG Imbau Mitigasi Mandiri
- Sambut HUT Ke-67, Pemkab Sumbawa Agendakan Groundbreaking Proyek Industri Unggas hingga Pecahkan Rekor MURI Kopi
Diketahui Inflasi tahunan Kota Mataram lebih tinggi dari angka inflasi gabungan dua kota NTB sebesar 2,66 persen dan nasional sebesar 2,56 persen.
Kota Mataram juga tercatat menyumbang inflasi tahunan tertinggi se Nusra mengalahkan Ibu Kota Bali dan NTT, dimana inflasi di Kota Denpasar sebesar 2,49 persen dan Kupang sebesar 1,98 persen.
Inflasi terjadi lantaran adanya kenaikan harga yang ditunjukan dengan peningkatan indeks pada sebelas kelompok pengeluaran.
“Dari sebelas kelompok pengeluaran, hanya satu kelompok yang tidak mengalami inflasi,”ujar Kepala BPS Kota Mataram, M.Reza Nugraha, pada NTBSatu, Rabu, 15 November 2023.



