Kasus Rabies di NTB hingga Oktober 2023 Mencapai 174 Kasus, Sumbawa Terbanyak
Mataram (NTBSatu) – Kasus gigitan anjing yang diduga rabies di NTB masih menjadi persoalan. Hal itu menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat, terlebih yang sering kali menjadi korbannya adalah anak kecil.
Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB hingga 20 Oktober 2023 menunjukkan, total kasus rabies di NTB hingga 20 Oktober 2023 sebanyak 174 kasus.
Berita Terkini:
- 566 Warga Binaan Lapas Sumbawa Dapat Remisi Idulfitri 1447 Hijriah
- 347 Narapidana Lapas IIB Selong Lombok Timur Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Salat Idulfitri di Lapangan Pahlawan, Jarot–Ansori Serukan Persatuan dan Refleksi Pembangunan Sumbawa
- Momen Idulfitri 1447 H, Bupati Paparkan Pemerataan Kartu KSB Maju dan Strategi Transformasi Ekonomi Pasca Tambang
Adapun wilayah dengan kasus rabies tertinggi adalah Sumbawa, yakni 135 kasus. Disusul Kabupaten Bima dengan total 33 kasus. Kemudian Kota Bima sebanyak 6 kasus. Sementara Kabupaten Sumbawa Barat dan Dompu masih 0.
“Di Sumbawa pada bulan Oktober 2023 saja, terdapat 10 kasus rabies. Sementara daerah lain tidak ada tambahan kasus,” kata Kepala Disnakeswan Provinsi NTB, Muhammad Riadi, Jumat, 20 Oktober 2023.
Riadi menjelaskan, terkait masih maraknya kasus rabies ini, pihaknya tetap masih menyalurkan vaksinasi rabies.



