Sistem Pengangkatan Kepala Sekolah Solusi Masalah Administrasi Dinas Pendidikan
Mataram (NTB Satu) – Dinas pendidikan di daerah dianggap selalu terkendala dalam melakukan pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah. Mulai karena berkas harus dikumpulkan secara manual, sampai pemetaan data kandidat maupun dokumen administrasi dan diseminasi informasi yang tersebar di berbagai sumber.
Mengenai permasalahan itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) meluncurkan Sistem Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS), Kamis, 20 Juli 2023.
Baca Juga:
- 566 Warga Binaan Lapas Sumbawa Dapat Remisi Idulfitri 1447 Hijriah
- 347 Narapidana Lapas IIB Selong Lombok Timur Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Salat Idulfitri di Lapangan Pahlawan, Jarot–Ansori Serukan Persatuan dan Refleksi Pembangunan Sumbawa
- Momen Idulfitri 1447 H, Bupati Paparkan Pemerataan Kartu KSB Maju dan Strategi Transformasi Ekonomi Pasca Tambang
Sistem tersebut, untuk tahap pertamanya hanya dapat digunakan untuk melakukan seleksi kepala sekolah saja. Pada tahap pengembangan selanjutnya, baru akan ada fitur untuk melakukan seleksi pengawas sekolah.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menyebut, sistem ini dapat menjadi jawaban atas kesulitan dinas pendidikan dalam menyeleksi calon kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Sistemnya dapat diakses melalui laman resmi pengangkatan-ksps.kemdikbud.go.id.



