Ini Perkiraan Dinas LHK NTB soal Jumlah Sampah MXGP Samota dan Selaparang
Mataram (NTB Satu) – Dinas LHK NTB telah memperkirakan jumlah sampah yang akan terkumpul pada gelaran MXGP Samota dan Selaparang.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengendalian Pencemaran Dinas LHK NTB, Firmansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan yang terbaik dalam mengatasi masalah sampah di NTB.
Namun, Firmansyah tentu tidak dapat melakukan segala hal sendirian. Ia membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
Oleh karena itu, Dinas LHK NTB telah merekrut relawan untuk ikut urus sampah MXGP, baik di Samota maupun Selaparang.
Baca Juga:
- Baznas Buka Lowongan Kerja Februari 2026, Cek Formasi dan Syarat Pendaftarannya
- Buronan Kasus Korupsi Dana Desa di Sumbawa Barat Ditangkap di Mataram
- Sepanjang Januari 2026, BPBD NTB Catat 38 Kebakaran dan 252 Kejadian Non-Kebakaran
- Sasar Generasi Z, Pemkab Sumbawa Dorong Regenerasi UMKM agar Naik Kelas
Sebelumnya, MXGP Samota menghasilkan sampah sebanyak lebih dari 20 ton selama satu hari pelaksanaan.
Apabila dikalkukalasikan selama tiga hari pelaksanaan, maka jumlah sampah yang terkumpul mencapai 60 ton.
“Maka, Dinas LHK NTB masih menetapkan jumlah yang sama seperti tahun kemarin untuk yang di Samota,” ujar Firmansyah, Jumat, 23 Juni 2023.
Sementara itu, untuk MXGP Selaparang, Dinas LHK NTB memperkirakan sampah yang terkumpul sebanyak 30 hingga 50 ton selama satu hari pelaksanaan.
“Kalau dikalkulasikan, kira-kira jumlahnya akan mencapai 90 hingga 150 ton,” tandas Firmansyah. (GSR)



