IKLAN
WSBK

Imbas WSBK, Konsumsi Avtur Naik 2 Kali Lipat di BIZAM

Tanjung (NTB Satu) Konsumsi bahan bakar pesawat (avtur) mengalami kenaikan dua kali lipat. Hal ini disebut-sebut karena efek dari momentum event balap motor internasional, World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, 11-13 November 2022 ini.

“Sejak seminggu terakhir, terjadi kenaikan konsumsi bahan bakar pesawat di bandara (Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid). Kemungkinan akan terus naik permintaannya. Karena event WSBK, dan ada juga efek rangkaian persiapan G20 di Bali,” kata I Nyoman Ana, Operation Head PT. Pertamina Patra Niaga DPPU BIL saat melepas terumbu karang di Teluk Nipah Lombok Utara, Kamis 10 November 2022.

IKLAN

Pertamina Patra Niaga DPPU BIL juga melakukan persiapan untuk mendukung kelancaran WSBK kedua kalinya di Sirkuit Mandalika. Terutama kesiapan pelayanan ketersediaan bahan bakar untuk pesawat. Menurutnya stok avtur sudah sangat aman dan tercukupi.

“Stok kita sangat aman, selain stok di DPPU BIL, stok kita juga ada di terminal BBM Ampenan,” ujarnya.

Jumlah stok tersedia lebih dari 2000 kiloliter (KL) di dua tempat tangki timbun BBM Pertamina ini. Ketersediaan stok khususnya di DPPU BIL 1000an KL cukup untuk 38 hari kedepan, ditambah dengan stok di TBBM Ampenan cukup untuk 78 hari.

“Kalau masalah stok, sangat aman. Tidak ada kekhawatiran,” jelas Nyoman Ana.

Dalam sehari, pesawat di BIZAM mengkonsumsi sebanyak 25 KL atau sekitar 10-15 pesawat yang dilayani sebelum momentum WSBK 2022 ini. Dalam seminggu terakhir terjadi peningkatan konsumsi avtur sampai 40 KL – 45 KL perhari. Atau sekitar 25 pesawat yang datang dan pergi dari bandara.

BIZAM sendiri termasuk salah satu bandara pendukung event internasional G20 di Bali, tanggal 15-16 November 2022 ini. Nyoman Ana juga menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan avtur pesawat-pesawat yang akan datang dan parkir di Lombok.

“Sebagai kesiapan, SDM dan operasional kita mengikuti operasional bandara sampai 24 jam pada jadwal-jadwal yang sudah ditentukan. Mengikuti juga edaran dari Kemenhub,” demikian ditegaskannya.(ABG)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button