INFO NTB

Butuh Anggaran Besar, Pembangunan Jembatan Lewamori Menggantung

Mataram (NTB Satu) – Rancangan pembangunan Jembatan Lewamori di Kabupaten Bima masih menggantung. Walau rancangan tersebut telah termaktub ke dalam rencana pembangunan prioritas nasional, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB belum dapat kepastian mega proyek tersebut akan dibangun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) NTB, Ridwan Syah, mengatakan, belum mengetahui secara pasti mengenai pembangunan Jembatan Lewamori.

“Mungkin setelah atau sebelum 2024,” ujar Ridwan, Minggu, 4 September 2022.

Lebih lanjut, Ridwan menerangkan bahwa pembangunan Jembatan Lewamori tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran.

Namun, Presiden Joko Widodo sempat berharap agar seluruh proyek pembangunan yang menjadi prioritas, dapat terselesaikan pada akhir masa jabatannya, yakni 2024.

Dengan estimasi pembangunan mencapai dua tahun, Jembatan Lewamori paling cepat dikerjakan pada 2023. Sehingga, diperkirakan dapat tuntas pada 2024.

Namun, untuk menyelesaikan Jembatan Lewamori pada 2024, keuangan Pemerintah Pusat mesti dalam keadaan sehat. Pasalnya, biaya pembangunan Jembatan Lewamori diperkirakan mencapai Rp600 miliar.

“Apabila dibangun pada 2024, kemudian pemerintahan berganti, bisa saja pembangunan Jembatan Lewamori tidak berlanjut,” papar Ridwan.

Kekhawatiran tersebut, telah disampaikan Gubernur NTB kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sampai saat ini, Pemprov NTB tengah menunggu hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional terkait kepastian pembangunan Jembatan Lewamori. Pemerintah Pusat telah menganggarkan biaya untuk review desain. Bentang jembatan sampai 600 meter.

Jembatan Lewamori bakal dibangun dari Desa Daru, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Terbentang sepanjang ratusan meter dengan ujung berada di sekitar Bandara Sultan Salahuddin. Keberadaan Jembatan Lewamori akan mempersingkat jarak menuju bandara dari Dompu, sekitar 17 kilometer.

Selain itu, anggaran besar dalam pembangunan Jembatan Lewamori diharapkan dapat mendorong pengembangan kawasan di sekitar teluk Bima, terutama wisata bahari dan sektor perikanan.

”Manfaat langsung dari Jembatan Lewamori adalah memperpendek itu jarak waktu tempuh dari Dompu ke bandara,” pungkas Ridwan. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button