Advertorial

Latih Imajinasi dan Kepercayaan Diri, Perpustakaan Daerah NTB Sediakan Literatur Teater

Mataram (NTB Satu) – Untuk melatih imajinasi dan kepercayaan diri, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB sediakan literatur mengenai teater. Pasalnya, teater bukan hanya sekadar praktik, melainkan teori.

Pengunjung perpustakaan, Rizky Prasetya mengatakan, belajar teater merupakan kegiatan kolektif paling keren. Sebab, teater merupakan wadah untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Selain itu, Rizky menghaturkan rasa terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB karena telah menyediakan buku-buku yang dibutuhkan.

“Saya ikut teater karena langsung tertarik sewaktu melihat promosi ekstrakurikuler teater sekolah. Waktu itu, saya terpantik untuk ikut,” ungkap siswa asal MAN 2 Mataram, ditemui NTB Satu di Perpustakaan Daerah NTB, Selasa, 17 Mei 2022.

Lebih lanjut, Rizky menceritakan, telah meminjam buku Kitab Teater karya Nano Riantiarno. Buku tersebut merupakan jawaban bagi para teaterawan, pengajar seni teater, serta pencinta teater Indonesia yang berminat mengenal seluk-beluk dunia teater secara lebih dekat. Secara menarik Riantarno menyajikannya dalam bentuk diskusi tanya-jawab sehingga pembaca seolah sedang diajak berdialog dengan salah satu empu teater Indonesia.

“Semoga dengan aku ikut teater bisa melatih kepercayaan diriku serta menghargai setiap proses dalam berteater. Mempelajari teater adalah hal yang menyenangkan,” ujar Rizky.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Julmansyah M.Ap., mengatakan, berbagai fasilitas yang tersedia dapat diakses oleh seluruh pengunjung. Bahan bacaan yang tersedia di perpustakaan daerah juga terus diperbarui. Setelah itu, dilakukan pendataan mengenai buku yang paling banyak dimininati.

“Buku-bukunya diganti terus. Peredaran bukunya juga berlangsung bagus dan tetap dikawal oleh para pegawai. Ada bahan bacaan yang cetak dan bahan bacaan non-cetak,” ujar Julmanysah.

Julmansyah menerangkan, pelayanan mumpuni turut mendasari kepopuleran dan citra perpustakaan di kalangan masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button