MotoGP

Ada Stand Gratis untuk UMKM Saat MotoGP, Berapa Jumlahnya?

Praya (NTB Satu) – Kementerian Koperasi dan UKM RI akan mempersiapkan beberapa stand gratis, khusus kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang akan berjualan saat penyelenggaraan MotoGP Maret nanti.


Hal ini dikemukakan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah usai mengikuti kegiatan lelang produk UMKM dan fashion show yang diselenggarakan KPKNL Mataram di Sirkuit Mandalika, Rabu 9 Februari 2022.

IKLAN


Fasilitas yang akan disiapkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI ini disampaikan oleh Niken, menjawab mahalnya harga stand UMKM saat perhelatan MotoGP nanti.


“Kementerian Koperasi berencana menyiapkan stand UMKM. Tapi berapa jumlahnya yang akan disiapkan belum tau. Yang jelas, gratis disiapkan kepada UMKM,” kata Hj. Niken.


Sebelumnya, beredar kabar di kalangan para pelaku UMKM terkait dengan mahalnya harga sewa stand untuk UMKM. Harga sewanya tergantung lokasinya. Kisaran harga satu stand Rp10 juta dan Rp15 juta untuk zona bronze, Rp15 juta untuk zona food truck, Rp18 juta dan Rp25 juta untuk zona Silver, Rp30 juta dan Rp35 juta untuk zona gold, dan Rp60 juta untuk zona premium.


Beberapa kalangan pengusaha yang notabenenya pelaku UMKM mengaku kaget dengan tingginya harga sewa stand saat MotoGP. Dengan hitungan Rp60 juta sewa, apakah memungkinkan UMKM akan mendapatkan jualan di atas harga sewa tersebut selama berjualan.
“Ini mahal banget. Dari mana UMKM mampu sewa. Apa iya, UMKM bisa jualan sampai Rp100 juta,” keluh salah satu UMKM.


Untuk menjawab kebutuhan UMKM ini, Niken mencoba mencari solusi. Pemprov NTB juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait. Salah satunya, Kementerian Koperasi. Bagaimana agar para pelaku UMKM mendapatkan manfaat dari gawe internasional ini.


“Mahalnya harga stand untuk jualan UMKM ini sudah ditanggapi. Nanti Kementerian Koperasi melalui Dinas Koperasi menjadi koordinator,” katanya.


Selain itu, pemerintah Provinsi NTB juga sudah menginisiasi penyediaan stand-stand kepada para pelaku UMKM di 13 titik strategis di Pulau Lombok. Titiknya dari kawasan penyangga KEK Mandalika, jalan-jalan utama di Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram hingga menuju Lombok Utara.
“Di Kota Mataram rencananya di Loang Baloq, Islamic Center, dan Taman Sangkareang,” imbuhnya.


Stand UMKM ini juga disiapkan gratis. Pemerintah daerah bekerjasama dengan seluruh stakeholders untuk menyediakannya. Harapannya, dampak ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal. (ABG)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button