Mataram

Terpilih Jadi ‘Dai Of The Year’, TGB Serukan Jalan Dakwah yang Moderat

Mataram (NTB Satu) – Setelah masuk nominasi bersama ulama lainnya, TGH Dr. Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dinobatkan sebagai Dai of The Year 2021. Penghargaan itu diberikan Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI).

TGB dipandang konsisten memilih jalan wasathiyah atau moderat dalam berdakwah dan memiliki pengaruh yang luas selama 2021.

IKLAN

Usai terpilihnya sebagai Dai of The Year 2021, TGB menganggap ini sebagai ekspresi dan harapan masyarakat agar dakwah keagamaan bisa kembali pada esensi agama itu sendiri. Sebab kata Islam itu sendiri artinya aman dan damai.

Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini mengatakan, peran agama sesungguhnya yaitu memindahkan manusia ke ruang yang damai jika terjadi problem sosial. Jika ada persoalan sosial, maka peran dai yaitu menyampaikan tuntunan agama agar masyarakat bisa lepas dari masalah itu.

Bukan sebaliknya, dimana keadaan aman dan damai lalu kemudian ada pihak yang justru sengaja membangun narasi menggunakan jargon agama namun yang menimbulkan keributan.

“Karena itu harapan saya agar masyarakat para pembawa suara agama di ruang publik itu menyampaikan ‘suara yang merdu’. Dalam arti mengajak kepada hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk dengan cara yang baik,” kata TGB yang juga Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, Jumat 28 Januari 2022.

Lanjut TGB, aksi provokasi dengan menggunakan sentimen agama semata untuk kepentingan elektoral politik jangka pendek, itu sangat potensial merusak kerukunan sosial dalam bernegara.

“Membuat satu pihak mengklaim dirinya lebih beragama dari yang lain karena dia memilih si A, berarti yang tak sesuai dengan dirinya, dia kurang agamanya. Ini kan membuat agama dicemplungkan ke dalam satu kontestasi politik yang sifatnya dinamis,” katanya.

Menurut Gubernur NTB periode 2008—2013 dan 2013—2018 ini, agama yang sangat sakral tidak pantas ditarik ke bawah kemudian dilibatkan dalam konflik pribadi atau konflik kelompok.

“Mari kita posisikan agama sebagai pemandu kita semua, pemadu kita berpolitik, pemandu kita dalam ekonomi dan pemandu dalam kita membangun hubungan sosial,” tutupnya.

Dalam poling pemilihan Dai Of The Year 2021,
TGB Dr. Zainul Majdi mendapat suara 9.293 atau 38,8 persen.

Nominasi lainnya adalah Buya Dr. Arrazy Hasyim, Ust. Das’ad Latif, Ph.D., K.H. Muhammad Faiz Syukron Makmun dan Ust. Adi Hidayat, M.A.

Kelimanya dipandang memiliki beberapa kriteria sebagai berikut :
(1) berhaluan wasathiyyah (moderat)
(2) mempunyai pengaruh yang luas selama tahun 2021
(3) memberi pendekatan dan wawasan baru dalam dakwah
(4) memiliki wawasan keislaman yang mumpuni; (5) meredam ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme. Penghargaan ini sebelumnya diberikan kepada K.H. Bahauddin Nursalim (Gus Baha). (ZSF)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button