Sumbawa Barat

Pemkab Sumbawa Barat Lepas 53 Peserta, Siap Harumkan Nama Daerah di MTQ NTB 2026

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat resmi melepas 53 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi NTB. Kontingen yang penuh dengan talenta lokal ini berangkat menuju Praya, Lombok Tengah. Prosesi pelepasan berlangsung secara resmi di Pendopo Bupati pada Minggu, 7 Juni 2026.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. memimpin langsung acara pelepasan kafilah tersebut. Bupati mengapresiasi konsistensi pembinaan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) KSB. Lembaga ini sukses mencetak kader asli daerah tanpa bergantung pada peserta luar wilayah.

Bupati Amar menyebut, kehadiran putra-putri daerah sebagai sebuah kemajuan yang sangat signifikan. Selain itu, Bupati meminta para pendamping mengawal ketat seluruh kebutuhan logistik para peserta. Pengawasan tersebut bertujuan agar fokus bertanding para peserta tidak terganggu selama kompetisi.

IKLAN

Ia juga mengingatkan panitia untuk memperhatikan fasilitas transportasi dan konsumsi secara detail. Sementara itu, tim medis harus memantau kesehatan peserta secara rutin agar kondisi fisik mereka tetap prima. Beliau meminta seluruh kafilah menyiapkan mental kuat untuk meraih hasil terbaik.

“Untuk para peserta, siapkan mental dan tunjukkan yang terbaik,” tegas Bupati Amar, Minggu, 7 Juni 2026.

Ikuti Training Center

Ketua kafilah, Udin Syafruddin melaporkan, peserta telah mengikuti training center sejak akhir tahun 2025. Total rombongan berjumlah 100 orang yang terdiri dari peserta, pendamping, dan ofisial tim. Pihaknya optimis bisa memperbaiki peringkat daerah pada tahun ini.

IKLAN

Pada kompetensi kali ini, Kafilah Sumbawa Barat akan mengikuti 8 cabang lomba pada MTQ ke-31 di NTB tersebut. Mereka hanya absen pada cabang cacat netra dan tafsir Bahasa Arab putri. Pemerintah daerah memfasilitasi penuh seluruh akomodasi rombongan menggunakan armada bus.

Kompetisi syiar Islam tingkat provinsi ini akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 16 Juni 2026. Acara pelepasan tersebut juga menghadirkan para pejabat daerah dan jajaran Kemenag KSB. Para orang tua dan wali peserta turut hadir memberikan doa restu.

“Dengan pembinaan maksimal, kami optimis bisa mendapatkan hasil yang maksimal juga,” kata Udin. (*)

Artikel Terkait