Bantu Siswa Tembus PTN Favorit, Pemkab KSB Gelar Bimbel “Pra-University”
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menjajaki program pra-university bersama Institut Teknologi Bandung (ITB). Langkah strategis ini membantu para pelajar bersiap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Dalam rancangannya, program ini berbentuk bimbingan belajar (bimbel) khusus bagi calon mahasiswa. Khususnya, Pemkab memprioritaskan siswa yang mengincar program studi dengan persaingan ketat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Agus, S.Pd., M.M., menjelaskan tujuan inisiatif ini. Pihaknya ingin menumbuhkan minat belajar dan mengasah kemampuan akademik siswa sebelum seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
“Ini semacam bimbel. Nanti mereka yang melakukan bagaimana menumbuhkan minat anak-anak ini pada program-program studi tertentu, memberikan bimbingan belajar,” ujar Agus, Senin, 12 Oktober 2026.
Terkait hal itu, persiapan sejak dini sangat penting. Jurusan favorit seperti keteknikan membutuhkan kesiapan akademik yang matang. Melalui program ini, pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi secara menyeluruh.
Selama ini, Pemkab KSB fokus mendukung mahasiswa lewat beasiswa kuliah. Oleh karena itu, program pra-university melengkapi dukungan tersebut. Pemerintah mengawal calon mahasiswa sejak tahap persiapan sebelum berkuliah.
Perluas Kerja Sama dengan Kampus Ternama
Selain menggandeng ITB, Pemkab KSB telah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus ternama. Kampus tersebut meliputi ITS Surabaya, Universitas Airlangga, dan UPN Veteran Yogyakarta. Kemitraan ini membuka akses luas ke jurusan keteknikan.
Sebagai upaya lanjutan, pemerintah daerah membangun komunikasi dengan Universitas Indonesia dan Poltekkes Semarang. Pemkab ingin memperluas jaringan kerja sama untuk tahun akademik 2027. Namun demikian, penjajakan ini masih dalam tahap awal.
Mengenai jadwal pelaksanaan, pemerintah daerah menargetkan program berjalan mulai Februari mendatang. Jadwal ini mendahului pembukaan seleksi resmi PTN. Kendati demikian, Pemkab masih mematangkan format pendampingan bersama pihak ITB.
Sementara itu, pemerintah daerah masih menggodok rincian teknis program. Rincian tersebut mencakup rekrutmen peserta, sekolah sasaran, materi, dan jadwal kegiatan. Tujuannya, Pemkab ingin seluruh pelajar dapat mengakses program ini secara mudah.
Melalui langkah ini, Pemkab KSB memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak pra-kuliah. Anak-anak daerah kini memiliki daya saing tinggi untuk mengejar pendidikan impian. (*)




