Warga Mataram Keluhkan Elpiji 3 Kilogram Kosong di Warung, Hanya Ada Pangkalan
Mataram (NTBSatu) – Warga Kota Mataram mengeluhkan pasokan elpiji tabung 3 Kilogram yang sulit ditemukan di warung pengecer.
Raudatul, warga Ampenan, mengaku harus mencari hingga ke pangkalan SPBU Karang Jangkong karena warung sekitar rumah tidak lagi menjual.
“Saya keliling sejak kemarin, semua kosong. Ternyata masih ada di pangkalan, jadi terpaksa ke sana,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Salah seorang pengecer, Samsudin menuturkan, pasokan elpiji 3 kilogram dari pangkalan terhenti sejak Sabtu lalu. “Kami dijanjikan pangkalan akan kirim, tapi sampai sekarang belum ada barang masuk. Konsumen terus bertanya, kami juga bingung,” katanya.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, mengakui pasokan terbatas namun menegaskan stok tetap tersedia. “Ketersediaan memang agak limit, tapi tetap ada. Harga pun masih stabil,” jelasnya.
Ia merinci Harga Eceran Tertinggi (HET) pangkalan Rp18.000 per tabung. Sementara harga pengecer berkisar Rp22.000–Rp30.000, bergantung lokasi dan kebijakan pedagang.
“Kami belum bisa pastikan kapan pasokan kembali normal. Distribusi masih menunggu dari agen,” tambahnya.
Wahyunida mengimbau masyarakat membeli LPG sesuai jalur resmi agar harga terkendali. “Kalau ada keluhan harga terlalu tinggi, segera laporkan ke dinas. Kami akan tindaklanjuti bersama agen dan pangkalan,” tegasnya. (*)




