AdvertorialPendidikan

Unram Lantik Delapan Dokter Baru, Total Lulusan Capai 1.042 Orang

Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) melantik dan mengambil sumpah delapan dokter baru dalam prosesi Sumpah Dokter ke-56 yang berlangsung di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unram, Senin, 25 Mei 2026.

Delapan dokter tersebut terdiri dari dua laki-laki dan enam perempuan. Mereka mengikuti pelantikan setelah lulus Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter.

Pelantikan tersebut menambah jumlah lulusan dokter Unram menjadi 1.042 orang sejak pelaksanaan sumpah dokter pertama pada 2009.

IKLAN

Wakil Rektor Bidang Akademik Unram, Prof. Dr. Sitti Hilyana dalam sambutannya mengatakan, para dokter baru memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil di NTB.

“Para dokter baru harus hadir di tengah masyarakat dengan empati serta komitmen moral yang tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, profesi dokter tidak hanya menuntut kemampuan akademik dan keterampilan medis, tetapi juga kepedulian sosial serta integritas dalam menjalankan tugas.

IKLAN

Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Sementara itu, Dekan FKIK Unram, Dr. dr. Arfi Syamsun mengingatkan, para dokter baru untuk memegang teguh sumpah dokter sebagai amanah moral dan profesional.

Ia meminta, para lulusan menjunjung tinggi etika profesi, menaati aturan hukum, serta menjaga nama baik almamater dan profesi kedokteran.

“Satu kesalahan dapat mencoreng nama baik yang telah dibangun bersama. Karena itu, jagalah integritas dan kehormatan profesi,” tegasnya.

Arfi juga mendorong para lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, melalui program magister maupun pendidikan dokter spesialis.

“Perkembangan ilmu kedokteran menuntut setiap dokter terus meningkatkan kompetensi, agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin berkembang,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi NTB, drg. H. Asrul Sani mengatakan, rumah sakit memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan dokter melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.

“Saya berharap kolaborasi antara rumah sakit dan Unram terus berkembang untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

FKIK Unram menjalankan pendidikan dokter melalui dukungan jejaring rumah sakit pendidikan, termasuk RSUD Provinsi NTB, Rumah Sakit Pendidikan Unram, dan sejumlah rumah sakit jejaring lainnya.

Melalui pelantikan Dokter ke-56 tersebut, Unram kembali menegaskan komitmennya mencetak tenaga kesehatan yang unggul, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. (*)

Artikel Terkait