Mataram (NTBSatu) – Wilayah Rembiga merupakan kawasan yang rawan dengan kemacetan. Hal tersebut terjadi lantaran Rembiga merupakan salah satu jalan utama untuk menuju Lombok Barat.
Salah satu titik rawan macet di jalan Dr Wahidin. Di mana jalan tersebut merupakan akses jalan utama bagi warga Mataram dan Lombok Barat. Pemerintah Kota Mataram sendiri sudah merundingkan dengan Kabupaten Lombok Barat (Lobar) untuk minimalisir kemacetan di jalan kawasan Rembiga.
Asisten 1 Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, pihaknya sudah membuka diskusi dengan Lombok Barat dengan membuat opsi membangun terusan jalan dari Udayana ke Montong, kawasan Senggingi.
“Karena opsi pertama merupakan jalan yang sangat ideal. Apalagi bila dua daerah bisa tersambung jalan raya dua jalur. Kita coba buat jalan short cut, dari eks Bandara Selaparang ke kawasan Senggigi,” ucapnya.
Berita Terkini:
- Ternyata Ini 10 Klub Sepak Bola Terbesar di Asia, Ada Al-Nassr dan 2 Klub Indonesia
- Senator Muda Farabi Dukung NTB Jadi Tuan Rumah PON 2028: Momentum Ini Tidak Datang Dua Kali
- Atlet Universitas Hamzanwadi Yad Hapizudin Sabet Emas di Singapore Open 2025
- TGB Datangi Kedubes Vatikan Sampaikan Dukacita Wafatnya Paus Fransiskus
Salah satu warga Gunungsari, Ferdi mengatakan lebih memilih jalan Saleh Sungkar Mataram karena menurutnya lebih cepat menuju Jalan Raya Meninting.
“Karena kebetulan rumah di sekitar Jatisela, kalau mau ke Mataram lebih cepat lewat jalan belakang Eks Bandara Selaparang atau ke jalan Saleh Sungkar tergantung tujuan,” jelasnya
Selain itu, untuk luas jalan Dr Wahidin, Rembiga sangat terbatas sehingga memicu kemacetan parah khususnya saat pagi hari.