Tiga Jalan Alternatif untuk Minimalisir Kemacetan Jalur Kota Mataram – Lombok Barat
Mataram (NTBSatu) – Wilayah Rembiga merupakan kawasan yang rawan dengan kemacetan. Hal tersebut terjadi lantaran Rembiga merupakan salah satu jalan utama untuk menuju Lombok Barat.
Salah satu titik rawan macet di jalan Dr Wahidin. Di mana jalan tersebut merupakan akses jalan utama bagi warga Mataram dan Lombok Barat. Pemerintah Kota Mataram sendiri sudah merundingkan dengan Kabupaten Lombok Barat (Lobar) untuk minimalisir kemacetan di jalan kawasan Rembiga.
Asisten 1 Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, pihaknya sudah membuka diskusi dengan Lombok Barat dengan membuat opsi membangun terusan jalan dari Udayana ke Montong, kawasan Senggingi.
“Karena opsi pertama merupakan jalan yang sangat ideal. Apalagi bila dua daerah bisa tersambung jalan raya dua jalur. Kita coba buat jalan short cut, dari eks Bandara Selaparang ke kawasan Senggigi,” ucapnya.
Berita Terkini:
- Kasus Pemerkosaan Anak di Gerung Terungkap, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
- Ketua Bhayangkari NTB Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Sosial bagi Warga Lombok Timur
- Gubernur NTB Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama, Titip Doa untuk Daerah
- Polresta Mataram Buru Pelaku Teror Busur Panah
Salah satu warga Gunungsari, Ferdi mengatakan lebih memilih jalan Saleh Sungkar Mataram karena menurutnya lebih cepat menuju Jalan Raya Meninting.
“Karena kebetulan rumah di sekitar Jatisela, kalau mau ke Mataram lebih cepat lewat jalan belakang Eks Bandara Selaparang atau ke jalan Saleh Sungkar tergantung tujuan,” jelasnya
Selain itu, untuk luas jalan Dr Wahidin, Rembiga sangat terbatas sehingga memicu kemacetan parah khususnya saat pagi hari.



