SMKN 3 Mataram Gelar Pleno Kenaikan Kelas, Hasil Belajar 1.397 Siswa Dievaluasi
Mataram (NTBSatu) – SMKN 3 Mataram menggelar rapat pleno kenaikan kelas pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi tahap akhir evaluasi hasil belajar bagi 1.397 siswa kelas X dan X1.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, memimpin langsung jalannya rapat bersama jajaran wakil kepala sekolah. Pada arahannya, Sulman menyoroti pentingnya peningkatan disiplin guru serta pelaksanaan penilaian kinerja secara berkala.
Ia juga memastikan, seluruh persoalan terkait peserta didik telah selesai melalui pembahasan pada masing-masing jurusan sebelum pleno berlangsung.
Menurutnya, setiap program keahlian telah menyelesaikan rapat kelas beberapa hari sebelumnya. Karena itu, rapat pleno hanya berfokus pada penyampaian dan penetapan hasil akhir yang telah melalui pembahasan bersama.
“Beberapa hari yang lalu, kurikulum sudah menjadwalkan rapat kelas di masing-masing jurusan, sehingga saya berharap, rapat pleno kenaikan kelas ini berlangsung tidak terlalu lama. Artinya, agar rapat berjalan efektif,” ungkapnya.
Sulman juga meminta seluruh peserta rapat memastikan setiap keputusan memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan, pentingnya ketelitian dalam menyampaikan hasil akhir setiap kelas.
“Saya berharap, keputusan final yang bapak dan ibu sampaikan pada hari ini, sudah dipertimbangkan dengan matang dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya akan meminta data lengkap dari semua wali kelas,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, I Komang Yogi Sukmatara menjelaskan, mekanisme penyampaian laporan hasil rapat pada masing-masing jurusan. Setiap Kaprog memaparkan jumlah siswa yang memenuhi syarat kenaikan kelas maupun siswa yang belum memenuhi ketentuan.
Hasil pleno menunjukkan tidak seluruh siswa memperoleh status naik kelas. Kondisi tersebut berlaku bagi siswa kelas X maupun kelas XI. Sekolah menetapkan keputusan tersebut berdasarkan capaian pembelajaran selama satu tahun ajaran.
SMKN 3 Mataram berharap hasil rapat pleno ini menjadi bahan evaluasi bersama. Sekolah juga mendorong siswa dan guru terus meningkatkan kualitas pembelajaran agar capaian akademik pada tahun pelajaran berikutnya semakin baik. (*)




