Baliho Caleg Tutup “Rest Area”, Bawaslu Lombok Timur Sebut Tanggung Jawab Pemda
Mataram (NTB Satu) – Menjelang tahun politik 2024, bermacam poster aktor politik mulai sesak di trotoar jalan.
Bahkan banyak poster-poster nakal yang sampai menutupi fasilitas publik.
Misalnya, poster politik yang bertebaran di simpang tiga Suela, Lombok Timur.
Poster dan baliho menutupi rest area yang berdiri di dekat Puskesmas Suela.
Menurut Kepala Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Timur, Suaidi Mahsun, penertiban poster-poster yang mengganggu fasilitas publik tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda).
Berita Terkini:
- Masjid Ummu Abdul Malik Hadir Seiring Tumbuhnya Kawasan Perumahan Taman Mandali
- Jaksa Kembalikan Berkas Dua Tersangka Kasus DAK Rp10,2 Miliar Dikbud NTB
- Terhalang Awan, Hilal Hari Kedua di NTB Tak Terlihat
- Cuaca Buruk Bikin Nelayan Tak Melaut, Pemkab Lobar Dorong Menabung dan Manfaatkan Pekarangan
“Kalau prihal poster yang menutupi fasilitas publik, itu penertibannya di tangan Pemda, bukan kami,” kata Suaidi, Jumat, 3 November 2023
Ia mengatakan, tugas Bawaslu hanya pada penyalahgunaan poster sebagai alat kampanye di masa sosialisasi.
Diketahui, saat ini masih pada tahap sosialisasi. Sedangkan tahap kampanye baru akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Sehingga poster-poster politik dilarang mengandung citra tokoh politik maupun ajakan untuk mendukung ataupun memilih calon.
“Mengenai pelanggaran unsur-unsur dalam poster, Bawaslu Pusat sudah menyurati tiap Parpol supaya tertib aturan,” ucapnya. (MKR)



