Jaringan Internet dan Telekomunikasi di Gaza Berangsur Normal, Bagaimana dengan Starlink?
Mataram (NTB Satu) – Jaringan internet dan alat telekomunikasi di Gaza kembali normal secara bertahap. Sebelumnya, Gaza terisolasi karena bombardir Israel sejak hari Jumat 27 Oktober 2023 lalu.
Sejak hari Jumat tepatnya pada malam hari itu, Gaza melakukan bombardir serangan darat dan udara secara intensif. Sehingga hal tersebut menyebabkan jaringan internet dan alat telekomunikasi mengalami kerusakan.
Selain itu, sangat sedikit warga Palestina yang memiliki kartu SIM Internasional ataupun telepon satelit. Kondisi ini membuat warga kesulitan menyebarkan informasi atau berita yang terjadi di Gaza.
Berita Terkini:
- Pemprov NTB Tegaskan MBG Tak Diganti Uang Tunai Rp15 Ribu saat Ramadan
- Daftar Perwira Polri Terjerat Kasus Narkoba, Dua Orang dari NTB
- Tak Kantongi Izin Lengkap, Enam Tambak Udang PMA di Sumbawa Dihentikan Sementara
- Baznas NTB Buka Rekrutmen Relawan Ramadan 2026, Dapat Uang Saku dan Sertifikat
Penyedia layanan komunikasi di Gaza Paltel Group mengatakan bahwa pihaknya akan memulihkan telepon rumah, seluler dan internet secara bertahap.
“Tim teknis kami dengan tekun mengatasi kerusakan pada infrastruktur jaringan internal dalam kondisi yang menantang,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Miinggu, 29 Oktober 2023 lalu, dikutip dari Tribunnews.
Selain itu, salah satu jurnalis yang berada di Gaza Utara Ashraf Abu Amra mengungkapkan rasa paniknya karena tidak bisa mengirim informasi.



