Harga Beras Bergejolak, Bulog NTB Gelontorkan 6.020 Ton Beras Bapang Tahap Dua
Mataram (NTBSatu) – Masyarakat mengeluhkan harga beras yang kian melonjak. Berdasarkan pantauan NTB Satu, harga beras di pasar mengalami kenaikan hingga mencapai Rp13.000 – Rp14.000 per kilogramnya.
Pimpinan Wilayah Bulog NTB David Susanto mengatakan, Perum Bulog berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi harga beras, melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) dan Bantuan Pangan (Bapang).
Berita Terkini:
- Dimutasi oleh Gubernur NTB, Doktor Najam: Saya Siap Bekerja di Tempat Baru
- Perkuat Kemitraan Global, NTB Kenalkan Potensi Pariwisata hingga Energi Terbarukan ke Kanada
- UIN Mataram Masuk 100 Top Perguruan Tinggi Nasional Versi Webometrics 2026
- 266 Gempa Terdeteksi di Selat Lombok Selama Enam Hari, BMKG Imbau Mitigasi Mandiri
Adapun Bantuan Pangan, tahap pertama sudah terlaksana pada bulan Maret sampai bulan Mei lalu. Khusus untuk wilayah NTB, pemerintah telah memberikan bantuan sebanyak 6.200 ton. Atau sekitar kurang lebih 620an KPM, yang dibagikan setiap bulannya selama tiga bulan.
“Untuk tahap kedua, ini sudah mulai diluncurkan awal bulan September kemarin. Di beberapa kabupaten sudah kita salurkan. Itu kurang lebih sekitar 6.020 ton. Atau kalau KPM-nya sebanyak 602 KPM”, kata David saat ditemui NTB Satu, Senin, 18 September 2023.



