PemerintahanSumbawa Barat

Dikbud KSB Buka Pendaftaran Beasiswa Berbasis IP Gelombang III

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat kembali membuka pendaftaran Beasiswa Berbasis Indeks Prestasi (IP) Semester Gelombang III. Oleh karena itu, program insentif pendidikan ini memfasilitasi mahasiswa asal Sumbawa Barat yang tengah menempuh studi tinggi.

Selanjutnya, pemerintah daerah membuka masa pendaftaran Gelombang III tersebut hingga 11 Desember 2026 mendatang. Langkah ini memberi kesempatan bagi mahasiswa perantauan yang belum sempat menyerahkan berkas persyaratan.

Kepala Dikbud Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., mengonfirmasi komitmen pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan bantuan biaya pendidikan tinggi.

“Pemda terus memberi kesempatan kepada mahasiswa asal KSB yang sedang menempuh pendidikan tinggi untuk dapat mengklaim beasiswa berbasis IP ini,” ujar Agus, Minggu, 8 November 2026.

Selain itu, ia menegaskan bahwa seluruh mahasiswa program Diploma dan Sarjana memiliki hak sama untuk meraih insentif ini. Kebijakan perpanjangan masa pendaftaran ini bertujuan menyerap seluruh kuota penerima manfaat program.

Sejauh ini, Dinas Pendidikan mencatat sebanyak 727 mahasiswa telah menerima kucuran bantuan biaya pendidikan pada gelombang sebelumnya. Oleh sebab itu, pihaknya optimistis pembukaan gelombang susulan ini mampu menopang kebutuhan finansial para mahasiswa perantauan.

Dorong Peningkatan Prestasi Akademik

Adapun program Beasiswa Berbasis IP ini menguji konsistensi capaian nilai akademik para mahasiswa setiap semester. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran khusus demi mencetak sumber daya manusia Sumbawa Barat yang unggul.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap kucuran insentif ini memicu semangat mahasiswa untuk terus meningkatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Langkah ini sekaligus menekan angka putus kuliah di kalangan mahasiswa perantauan.

Di samping itu, pihak dinas memberikan dorongan moral bagi mahasiswa yang belum memenuhi syarat kualifikasi nilai pada semester berjalan. Pihaknya meminta para mahasiswa tetap fokus memperbaiki nilai akademik pada masa mendatang.

“Bagi mahasiswa yang belum memenuhi syarat semester me-ini, kami berharap dapat terus meningkatkan prestasinya di semester depan agar nantinya bisa mengklaim beasiswa ini,” kata Agus.

Sementara itu, pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses seleksi berkas secara objektif dan transparan hingga penutupan masa pendaftaran. Petugas dinas memverifikasi setiap dokumen masukan demi menjamin ketepatan sasaran penerima beasiswa.

Pada akhirnya, integrasi program bantuan biaya studi ini menjadi pilar utama pembentukan kualitas pendidikan masyarakat Sumbawa Barat. Langkah berkelanjutan ini memperkuat kesiapan generasi muda daerah dalam menghadapi persaingan dunia kerja. (*)

Artikel Terkait