Lulusan SMK NTB Berpeluang Kerja ke Rumania, Terbuka 1.500 Kuota dengan Gaji Rp30 Juta
Mataram (NTBSatu) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB membuka peluang bagi para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebanyak 1.500 kuota tenaga kerja disiapkan untuk diberangkatkan ke Rumania pada akhir tahun ini.
Peluang kerja luar negeri tersebut merupakan tindak lanjut dari program lintas kementerian pusat lewat skema SMK Go Global.
Program ini melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Serta, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), dan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Disnakertrans NTB, Aidy Furqon mengatakan, program nasional ini menargetkan pengiriman 500.000 alumni SMK hingga tahun 2029. Khusus untuk NTB, porsi kuota terbuka sangat luas karena sifatnya yang fleksibel (unlimited).
“Bulan ini saja khusus Rumania membutuhkan 1.500 orang untuk posisi pekerja tambang dan sopir, dan itu dari NTB,” ujarnya kemarin,
Gaji Puluhan Juta
Ia menyampaikan, bekerja ke luar negeri melalui skema resmi pemerintah ini menawarkan benefit finansial yang kompetitif.
“Nah nanti para pekerja nantinya akan mendapatkan gaji menggunakan mata uang Euro, jika ke rupiah mencapai kisaran Rp30 juta per bulan,” jelasnya.
Ia membeberkan, persyaratan utama bagi peminat meliputi kepemilikan lisensi atau sertifikat kompetensi keahlian serta penguasaan bahasa Inggris dasar.
Pihaknya, juga menegaskan bahwa seluruh proses penempatan wajib melalui prosedur resmi demi menjamin pelindungan hukum bagi para tenaga kerja.
Aidy menjelaskan, sebagai bentuk keseriusan hubungan bilateral, perwakilan Kedutanan Besar Rumania akan meresmikan kantor perwakilan resmi di NTB pada Desember mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) NTB.
“Tunggu dulu kedutaannya buka sekitar Desember, nanti menjelang HUT NTB kantor perwakilannya peresmiannya di sini,” tambahnya.
Ia menambahkan, dengan peluang akses ini, alumni SMK di NTB dari berbagai jurusan untuk mulai mempersiapkan diri menyambut seleksi resmi yang informasinya akan segera pemerintah umumkan lebih lanjut.
Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya peluang kerjasama ini mampu menekan angka pengangguran di NTB.
TPT Sentuh Angka 3,03 persen
Sebelumnya, Pemprov NTB berhasil menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga menyentuh angka 3,03 persen. Pertumbuhan ekonomi yang melesat 7,39 persen (year-on-year/y-on-y) pada Triwulan III-2026 membawa dampak positif bagi sektor ketenagakerjaan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Wahyudin, menjelaskan bahwa penurunan angka pengangguran ini berjalan seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di NTB.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026, BPS mencatat jumlah angkatan kerja di NTB mencapai 3,24 juta orang.
Angka ini menunjukkan kenaikan sebanyak 40,15 ribu orang jika membandingkannya dengan periode yang sama pada Agustus 2025.
“Kami mencatat penduduk yang bekerja mencapai 3,15 juta orang, bertambah 39,76 ribu orang dalam setahun. Pada saat yang sama, TPT turun menjadi 3,03 persen, atau berkurang 0,03 poin persentase bulan Agustus 2025,” ujar Wahyudin, Jumat 6 November 2026. (*)




