Kabupaten BimaPemerintahan

Wabup dan Kapolres Turun Langsung Damaikan Konflik Antardesa di Bima

Bima (NTBsatu) – Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy dan Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar langsung turun tangan meredam aksi bentrokan antara warga Baralau dan Tenga.

Saat turun langsung di lokasi kejadian, Wabup dan Kapolres berhasil memediasi warga dari kedua desa. Alhasil kedua pihak sepakat berdamai.

“Alhamdulillah suasana di Baralau dan Tenga sudah kondusif,” kata Irfan Zubaidy, Sabtu 7 November 2026.

Saat bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama serta pemuda dari kedua desa, Irfan mengajak agar menahan diri serta mengakhiri perselisihan antara kedua belah pihak.

“Kami meminta agar warga Baralau dan Tenga untuk menghentikan bentrokan. Mari bersama-sama menjaga Kamtibmas, jangan lagi saling serang,” tambah orang nomor dua di Kabupaten Bima tersebut.

Tak sampai disitu, politisi PKS itu memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bima akan menanggung biaya perawatan warga yang mengalami luka-luka saat bentrokan berlangsung.

“Kami menerima semua aspirasi yang disampaikan oleh warga tadi,” ungkapnya.

Sekadar informasi, bentrokan antara warga Desa Baralau dan Tenga berlangsung sejak Selasa 3 November 2026 lalu.

Saat itu terdapat salah satu warga dari Tenga terkena busur. Konflik antara kedua desa kembali berlanjut pada Sabtu 7 November 2026.

Kedua warga saling serang di jalan raya. Beruntung aparat kepolisian dan TNI langsung ke lokasi dan membubarkan massa.

Tak lama kemudian Wakil Bupati Bima dr Irfan Zubaidy bersama Kapolres Bima langsung turun mendamaikan kedua belah pihak.

Kedua belah pihak sepakat damai dengan membuat surat pernyataan. (MSR).

Artikel Terkait