PendidikanSumbawa

Dikbud Sumbawa Kaji Pembukaan Kelas Jauh di Plampang

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa mengkaji pembukaan kelas jauh di Dusun Mapin, Desa Cipayung, Kecamatan Plampang. Rencana ini menyasar anak-anak yang harus menempuh perjalanan ke sekolah di kawasan Batu Putih.

Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, M. Nur Alwan, S.A., M.M.Inov., mengatakan jarak sekolah menjadi salah satu kendala bagi anak-anak di wilayah tersebut. Kondisi ini juga menambah kebutuhan biaya transportasi dan waktu perjalanan keluarga.

“Dengan mendekatkan layanan pendidikan ke tempat tinggal masyarakat, kita berharap anak-anak bisa bersekolah dengan lebih aman, sementara beban ekonomi keluarga juga dapat berkurang,” ujarnya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa telah menjalankan kelas jauh dari SDN 3 Empang di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, selama dua tahun. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjangkau anak-anak yang tinggal jauh dari sekolah induk.

Melalui kelas jauh, anak-anak dapat mengikuti kegiatan belajar lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Orang tua juga berpeluang menghemat biaya transportasi dan waktu untuk mengantar anak ke sekolah.

Pengalaman di Empang menjadi bahan pertimbangan dinas saat mengkaji rencana serupa di Plampang. Namun, dinas tetap perlu memeriksa kebutuhan warga dan kesiapan pelaksanaan sebelum mengambil langkah berikutnya.

Periksa Administrasi dan Status Lahan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa telah berkomunikasi dengan kepala dusun dan warga Dusun Mapin. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan kebutuhan layanan pendidikan yang lebih dekat dengan permukiman mereka.

Saat ini, dinas memeriksa kelengkapan dokumen administrasi dan kejelasan status lahan yang akan menunjang rencana kelas jauh. Kedua hal tersebut menjadi pertimbangan penting sebelum dinas menentukan kelanjutan rencana itu.

“Kami ingin memastikan seluruh persyaratan terpenuhi agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa masih mengkaji rencana pembukaan kelas jauh di Plampang. Kajian ini bertujuan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dengan kesiapan administrasi dan ketentuan yang berlaku. (*)

Artikel Terkait