Lombok TengahPemerintahan

HUT Ke-81 Lombok Tengah, Bupati Sampaikan RAPBD 2027 Rp2,53 Triliun

Lombok Tengah (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah menggelar Parade Pataka Lambang Daerah dari Pendopo Bupati menuju Kantor DPRD Lombok Tengah pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Prosesi seremonial dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah ini berlanjut dengan Rapat Paripurna Istimewa penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyampaikan pemerintah daerah merencanakan pendapatan daerah tahun 2027 sebesar Rp2,531 triliun dan belanja daerah sebesar Rp2,530 triliun.

“Rancangan anggaran tersebut diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Mulai dari pengangguran, kemiskinan, ketimpangan pembangunan, hingga peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Lima Prioritas Utama Pembangunan

Pemkab Lombok Tengah mengusung tema pembangunan tahun 2027, yakni “Penguatan Transformasi Masmirah”. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah menetapkan lima prioritas utama.

Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedua, reformasi birokrasi. Ketiga, penguatan ekonomi daerah. Keempat, pemerataan infrastruktur. Kelima, penguatan modal sosial dan budaya.

Pathul menjelaskan, alokasi belanja daerah berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, penyokong program prioritas, dan pendorong pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan pariwisata menjadi sektor strategis yang memberikan daya ungkit terhadap perekonomian daerah.

Di samping itu, pemerintah daerah merencanakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp30,88 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp31,18 miliar. Pengeluaran pembiayaan tersebut mengalokasikan dana bagi pembayaran cicilan pokok pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur.

Dorong Dampak Nyata bagi Masyarakat

Ketiga pimpinan dan jajaran DPRD Lombok Tengah menyambut baik penyampaian rancangan anggaran tersebut. Namun, Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan, memberikan catatan kritis agar pelaksanaan anggaran tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

“Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif maupun kegiatan seremonial. Tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

DPRD menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, pimpinan legislatif meminta pemerintah daerah mengoptimalkan dampak ekonomi dari penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP Mandalika agar manfaatnya merembes langsung ke pelaku UMKM, tenaga kerja lokal, sektor transportasi, kuliner, dan pariwisata daerah.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 sendiri mengusung tema “Kerja Nyata Wujudkan Lombok Tengah Masmirah”. Melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif, pembahasan RAPBD 2027 diharapkan menjadi momentum untuk memastikan setiap program pembangunan menjawab kebutuhan riil masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Artikel Terkait