Cek Fakta! Aksi Pembakaran Bukan Terkait Dapur MBG Lombok Tengah
Lombok Tengah (NTBSatu) – Sebuah unggahan video di media sosial mengklaim bahwa warga membakar fasilitas Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lombok Tengah akibat kasus keracunan siswa Sekolah Dasar (SD).
Teks di dalam video menyebutkan pembakaran terjadi karena warga geram atas ketiadaan tanggung jawab pihak pengelola.
Narasi tersebut muncul dengan melampirkan video berdurasi 19 detik yang memperlihatkan kepulan asap hitam, fasilitas gedung terbakar, serta massa yang berteriak sambil melemparkan inventaris kantor ke halaman.
Berdasarkan penelusuran fakta NTBSatu, narasi yang menghubungkan rekaman kerusuhan tersebut dengan pembakaran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah adalah keliru.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) NTB, Eko Prasetyo menegaskan, tidak ada peristiwa pembakaran amukan massa di Lombok Tengah.
“Itu demo PT Timah di Bangka Belitung. Kebetulan warna bangunannya sama,” katanya pada Minggu, 13 September 2026.
Unjuk Rasa di Bangka Belitung
Peristiwa sebenarnya dalam video tersebut merekam aksi unjuk rasa massa penambang rakyat yang menerobos dan merusak fasilitas operasional milik PT Timah Tbk di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
Aksi massa memuncak akibat ketidakpastian skema kemitraan serta penghentian transaksi pembelian pasir timah oleh pihak perusahaan. Massa melampiaskan kemarahan dengan membakar bagian depan gedung dan melemparkan dokumen serta kursi kantor ke luar area halaman.
Kebetulan, kombinasi warna cat dan arsitektur gedung operasional PT Timah di lokasi kejadian mirip dengan standar bangunan fasilitas umum lainnya. Kemiripan visual ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks terkait program MBG di NTB.
Dalam video asli, massa yang memadati lokasi juga terdengar berteriak menuntut tanggung jawab di tengah kepulan asap. Sementara aparat gabungan TNI dan kepolisian berupaya mengamankan area sekitar.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, unggahan video yang mengklaim warga membakar Dapur SPPG/MBG di NTB akibat anak SD keracunan merupakan hoaks. Hal tersebut masuk kategori konten yang menyesatkan (misleading content).
Video tersebut merupakan rekaman unjuk rasa penambang rakyat di kantor unit operasional PT Timah Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan tidak ada kaitannya dengan dapur program MBG di Lombok Tengah maupun wilayah NTB lainnya. (*)




