Bupati Amar Pastikan Lelang Proyek Jogging Track Brang Ene Dimulai Mei Mendatang
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), segera merealisasikan pembangunan kawasan wisata jogging track di Kecamatan Brang Ene melalui proses pelelangan resmi. Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah mengonfirmasi, seluruh tahapan pengadaan dan pelelangan akan mulai dalam waktu dekat.
Kepastian jadwal ini muncul setelah pemerintah daerah menuntaskan serangkaian evaluasi teknis terhadap kesiapan program tersebut. Bupati Amar menyebutkan, kondisi perencanaan di tingkat dinas saat ini sudah sangat siap untuk berlanjut ke tahap eksekusi administrasi.
“Evaluasi kemarin sudah kami lakukan dan sudah bagus,” ujarnya, kemarin. Pernyataan ini mempertegas, tidak ada kendala mendasar yang menghambat rencana pembangunan fasilitas tersebut.
Pemerintah daerah menargetkan, proses administrasi lelang ini mulai berjalan efektif dalam kurun waktu satu hingga dua minggu mendatang. Langkah cepat ini pemerintah ambil agar pengerjaan fisik di lapangan dapat segera terlaksana, sesuai dengan kalender pembangunan 2026.
“Di teknisnya itu satu hingga dua minggu ke depan, seluruh proses pengadaan dan pelelangan akan mulai berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan” jelasnya. Hal ini menunjukkan adanya komitmen kuat agar setiap tahapan pengerjaan tetap berada dalam jalur waktu yang tepat.
Program Unggulan KSB Maju Luar Biasa
Pembangunan kawasan jogging track Brang Ene sendiri merupakan pilar penting dalam program unggulan “KSB Maju Luar Biasa” di sektor pariwisata. Pemerintah daerah memproyeksikan, area ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep wisata kerakyatan.
Guna menjaga kualitas program, Bupati Amar juga rutin melakukan pemantauan langsung ke setiap dinas teknis secara berkala. Kunjungan rutin ini berfungsi sebagai instrumen evaluasi untuk melihat sejauh mana progres persiapan setiap proyek strategis.
“Saya tetap lakukan kunjungan rutin setiap bulan ke dinas terkait, merupakan bagian dari upaya kami mengevaluasi sejauh mana progres persiapan setiap program unggulan pariwisata,” jelasnya
Sinergi lintas sektoral terus diperkuat agar setiap dinas teknis aktif melaporkan perkembangan persiapan mereka. Langkah ini diambil guna menjamin pembangunan infrastruktur pariwisata di KSB dapat terealisasi secara akurat dan transparan.
“Harapannya seluruh program dapat terlaksana dengan tepat dan akurat. Kami terus kawal setiap prosesnya agar tidak meleset dari target,” tutupnya. (Andini)



