164 Lapak di Pasar Pringgabaya Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kejadian
Lombok Timur (NTBSatu) – Kebakaran hebat melanda Pasar Umum Pringgabaya di Dusun Belowang, Desa Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, pada Senin malam, 27 April 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan 164 lapak dan empat unit kios di pasar seluas satu hektare, setelah api merambat dengan cepat sejak pukul 18.20 Wita.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Tim penyidik masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mendalami setiap fakta di lapangan,” katanya kepada NTBSatu, Selasa, 28 April 2026.
Kronologi Kebakaran
Peristiwa bermula saat api pertama kali terlihat oleh saksi Amaq Ijang (55) di sebuah lapak pedagang sembako milik Ibu Suri (40), warga asal Mamben, Wanasaba.
Melihat api mulai menjalar, Amaq Ijang bersama saksi lainnya, Kamaruddin alias Jarum (45) berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api terus membesar dengan suara ledakan hingga memaksa warga yang berada di sekitar lokasi berlari untuk menyelamatkan diri.
Ketua RT setempat, Nurma (50) selanjutnya meminta bantuan Intel Kodim, Sertu Dedi, untuk langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.
Luas area yang terdampak mencapai 70 are, tim gabungan melakukan penanganan secara masif. Sebanyak enam unit armada pemadam dikerahkan dari Kabupaten Lombok Timur.
Selain itu, proses pemadaman ini juga mendapat bantuan dukungan dari dua unit mobil Damkar Kabupaten Lombok Tengah. Serta, masing-masing satu unit mobil dari BPBD dan SAR Lombok Timur.
Sebagai informasi, Pasar Umum Pringgabaya merupakan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dengan Sukarlan (47), sebagai Kepala Pasar Desa Pohgading.
Kapolsek Pringgabaya, AKP Gede Gisiyasa langsung memimpin sterilisasi di lokasi peristiwa. Tujuannya, untuk mengamankan kerumunan warga agar tidak mendekat ke lokasi bahaya.
Selain itu, unit Intelkam Polsek Pringgabaya melakukan pengamanan tertutup. Serta, tim Inafis Polres Lombok Timur melakukan identifikasi mendalam.
Lalu Rusmaladi secara khusus menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para pedagang. Meski kerugian materiil perkiraannya sangat besar mengingat banyaknya lapak yang rata dengan tanah, kepolisian masih menyelidiki jumlah pastinya.
Polisi juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski salah satu personel pemadam kebakaran sempat dilarikan ke Puskesmas karena sesak nafas. “Untuk jumlah kerugian masih diselidiki juga,” jelasnya. (Inda)



