Pegawai Pemkot Mataram Mengeluhkan Kebijakan Pakai Sepeda ke Kantor
Mataram (NTBSatu) – Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana mengisyaratkan akan mengevaluasi kebijakan penggunaan sepeda bagi pegawai di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Ia mengambil langkah ini, setelah adanya aspirasi dari sejumlah pegawai Pemkot Mataram yang merasa kesulitan menerapkan aturan tersebut secara konsisten.
Mohan mengakui, transisi menggunakan sepeda ke kantor ternyata tidak semudah yang ia bayangkan. Banyak pegawai mengeluhkan jarak tempuh yang jauh, serta beban fisik yang dirasakan saat harus bersepeda menuju tempat kerja.
“Teman-teman juga memang tidak mudah, mereka ke kantor dengan sepeda. Tetapi, saya berusaha untuk tetap menggunakan itu,” ujar Mohan, Jumat, 24 April 2026.
Menanggapi kendala tersebut, sejumlah pegawai mengusulkan agar mereka diperbolehkan kembali menggunakan sepeda motor pribadi untuk mobilitas ke kantor. Wali Kota menyatakan, sedang mempertimbangkan usulan tersebut dengan serius.
“Mereka usul, ‘Pak boleh nggak kami pakai motor pribadi ke kantor? Karena memang berat sekali kami, terutama yang jauh-jauh’. Ya nanti saya pikirkan,” tambahnya.
Terkait nasib kendaraan dinas para pejabat selama kebijakan ini berlangsung, Mohan menjelaskan, kendaraan-kendaraan tersebut tetap berada di kediaman masing-masing pejabat untuk sementara waktu.
Sementara itu, untuk efektivitas kebijakan secara menyeluruh dan data statistik pendukung, Mohan menyerahkan sepenuhnya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk melakukan pendataan dan analisis lebih lanjut. (*)



