HMI Cabang Mataram Resmi Dilantik, DPRD Siap Gandeng Mahasiswa Bangun Daerah
Mataram (NTBSatu) – Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik mendorong Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Hal ini ia sampaikan usai pelantikan kepengurusan baru HMI dan KOHATI Cabang Mataram periode 2026–2027, Rabu, 22 April 2026.
DPRD membuka ruang kolaborasi, agar mahasiswa dapat terlibat dalam menyampaikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Abdul Malik menyatakan, organisasi kemahasiswaan memiliki posisi strategis dalam mendorong lahirnya kebijakan yang lebih responsif.
“HMI harus mampu mengambil peran lebih dari sekadar organisasi kaderisasi. Tetapi juga, menjadi bagian dari solusi atas persoalan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD Kota Mataram terbuka terhadap berbagai masukan dari kalangan mahasiswa, selama disampaikan secara konstruktif dan berbasis data. “Kami membuka ruang dialog seluas-luasnya. Mahasiswa bisa menyampaikan ide, gagasan, maupun kritik yang membangun,” katanya.
Menurutnya, pola komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan pemerintah akan berdampak pada kualitas kebijakan. “Kalau komunikasi berjalan baik, maka kebijakan yang lahir juga akan lebih tepat sasaran,” jelas Abdul Malik.
Ia juga menilai, keterlibatan mahasiswa tidak harus selalu terwujud dalam aksi demonstrasi. “Tidak harus selalu turun ke jalan. Diskusi, kajian, dan rekomendasi kebijakan juga merupakan bentuk kontribusi yang penting,” tegasnya.
Minta Hadirkan Solusi Nyata
Lebih lanjut, ia menekankan, pentingnya peran HMI sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat. “HMI harus hadir dengan gagasan yang solutif, bukan hanya kritik tanpa arah,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Malik turut menyoroti persoalan pengelolaan sampah dan lingkungan di Kota Mataram yang ia nilai masih membutuhkan perhatian serius. “Isu sampah ini nyata dan mendesak. Kami berharap HMI bisa ikut memberikan solusi yang konkret dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan. “Mahasiswa punya energi dan perspektif baru yang dibutuhkan dalam merumuskan solusi,” imbuhnya.
Harapannya, pelantikan kepengurusan baru HMI dengan ketua Hakim Bima Persada serta KOHATI di bawah kepemimpinan Nurfinarti, dapat memperkuat kapasitas organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
DPRD Kota Mataram memandang, kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan generasi muda. “Kolaborasi ini penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya normatif, tetapi juga aplikatif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutup Abdul Malik. (*)



