Sumbawa Barat

DLH KSB Tingkatkan Edukasi dan Pengawasan Fasilitas Taman

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berupaya meningkatkan standar pelayanan kebersihan melalui pemeliharaan taman dan penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan fasilitas publik tetap terjaga dan berfungsi optimal bagi warga yang beristirahat.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pelestarian Lingkungan Hidup DLH KSB, Antony menekankan, pentingnya pemahaman warga terhadap aturan di ruang terbuka hijau. Pihak dinas berencana melakukan sosialisasi lebih masif agar masyarakat merasa memiliki aset yang telah pemerintah bangun.

“Kami berencana untuk edukasi masyarakat dengan menaruh papan informasi dan imbauan di tempat-tempat strategis,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 20 April 2026. 

Antony menekankan pengelolaan sampah merupakan bagian integral dari tupoksi pelayanan mereka di lapangan. Penempatan petugas dilakukan secara rutin untuk menjamin estetika kawasan. Terutama di area perkantoran Graha Fitrah dan KTC.

“Tupoksi kami melayani persampahan serta pemeliharaan dan perawatan taman,” tambahnya. Petugas disiagakan secara khusus untuk menangani sampah di dalam area taman serta melakukan pemotongan rumput secara berkala agar tetap bersih.

Fokus Pada Ketahanan Fasilitas Umum

Selain fokus pada kebersihan, dinas juga memberikan perhatian khusus pada ketahanan fasilitas umum dari aksi perusakan. Hal ini merespons laporan mengenai adanya oknum tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan kursi taman di sekitar jalur utama.

Petugas menyayangkan kondisi fasilitas taman yang ditemukan dalam keadaan rusak akibat benturan benda keras. “Lampu itu dilempar di aspal. Mau kita marah juga tidak enak karena kita sebagai pelayan masyarakat,” tambahnya.

Rencana penguatan pemeliharaan akan dilakukan melalui koordinasi intensif guna memantau aktivitas warga yang melanggar aturan. Upaya ini bertujuan untuk menekan angka vandalisme, terutama pada jam-jam rawan di malam hari yang sering diabaikan masyarakat.

Pihak dinas menyoroti perilaku sebagian warga yang sering berkumpul hingga larut malam namun kurang peduli terhadap tata tertib lingkungan. “Penjagaan dan pemeliharaan akan kita pertebal lagi, karena jam satu malam masih ada yang bakar ikan di dalam taman,” tegasnya.

Sinergi antara pemeliharaan taman dan pengawasan lingkungan diharapkan mampu menciptakan kenyamanan berkelanjutan bagi seluruh warga Kabupaten Sumbawa Barat. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button