Kota Mataram

Kelurahan Pejarakan Karya Benahi Tiga Sektor Prioritas Pembangunan

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, mulai membenahi prioritas pembangunan. Tiga sektor langsung disasar, irigasi pertanian yang bermasalah, minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga penguatan layanan posyandu.

Ketiganya masuk dalam usulan Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) tahun ini, yang targetnya terealisasi pada 2027.

Pada sektor pertanian, persoalan irigasi menjadi keluhan lama yang belum tuntas. Saluran yang ada dinilai tidak lagi mampu mengalirkan air secara maksimal ke lahan warga.

Lurah Pejarakan Karya, Mulhakim mengatakan, kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan karena berdampak langsung pada hasil pertanian. “Kami dorong normalisasi irigasi supaya petani tidak lagi kesulitan air,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Masalahnya bukan sekadar aliran air. Secara fisik, kondisi saluran juga tidak lagi ideal. Lebarnya berbeda-beda, bahkan di bagian hilir justru semakin menyempit.

Akibatnya, aliran air kerap tidak stabil. Saat debit tinggi, air justru meluap dan merugikan petani.

“Dulu dari hulu sampai hilir ukurannya sama. Sekarang malah mengerucut. Ini yang harus dibenahi,” tegasnya.

Saluran ini tak hanya mengairi lahan di Pejarakan Karya, tetapi juga menjangkau wilayah Kebon Sari dan Pejeruk. Artinya, dampaknya dirasakan lebih luas.

Warga Keluhkan Penerangan Jalan

Pada sisi lain, persoalan penerangan jalan juga tak kalah mendesak. Sejumlah titik masih gelap, terutama di Lingkungan Ampenan dan Monjok Telaga Mas.

Kondisi ini warga keluhkan karena dinilai rawan dan membatasi aktivitas pada malam hari. Penambahan PJU diharapkan bisa meningkatkan rasa aman, sekaligus memberi kenyamanan bagi masyarakat.

Sementara itu di sektor kesehatan, layanan Posyandu juga masuk dalam daftar prioritas. Pemerintah kelurahan ingin memastikan pelayanan dasar tetap berjalan, terutama bagi ibu dan anak.

Tak ingin bergantung sepenuhnya pada hasil MPBM, pihak kelurahan bahkan menyiapkan anggaran cadangan. “Kalau menunggu semua disetujui, bisa lama. Jadi kami siapkan dana sendiri untuk posyandu,” kata Mulhakim.

Dengan tiga fokus tersebut, ia berharap pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan warga. “Kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara menyeluruh. Semua yang kita benahi ini benar-benar memberikan dampak langsung untuk masyarakat,” tambah Mulhakim. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button