Gubernur Iqbal Serahkan Rp300-Rp500 Juta untuk Desa di NTB
Mataram (NTBSatu) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan bantuan keuangan kepada desa-desa sasaran program Desa Berdaya. Nilainya Rp300 juta hingga Rp500 juta per desa.
Penyerahan dilakukan secara simbolis yang diwakilkan oleh dua desa. Yaitu, Desa Saneo, Kabupaten Bima senilai Rp300 juta dan Desa Masbagik Utara, Kabupaten Lombok Timur, senilai Rp500 juta.
Gubernur Iqbal menyerahkan bantuan itu dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Kamis, 16 April 2025.
Bantuan keuangan ini merupakan salah satu janji politik pasangan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Janji ini dikemas dalam program Desa Berdaya yang pada tahap pertama ini disalurkan kepada 40 desa kategori miskin ekstrem.
“Janji politik saya akan memberikan bantuan Rp300-500 juta kepada desa. Hari ini saya bayar janji itu diberikan ke 106 desa miskin ekstrem secara bertahap,” kata Iqbal.
Iqbal mengatakan, sesuai dengan misi Presiden Prabowo Subianto, pembangunan harus dilakukan mulai dari desa. Salah satu persoalan yang NTB hadapi saat ini adalah kemiskinan. Maka penyelesaian berbasis desa.
“Kalau tidak kita selesaikan akan menghambat pembangunan, karena itu dibuat program Desa Berdaya,” ujarnya.
Bantuan Keuangan Berbasis KK
Selain memberikan bantuan skala desa, Iqbal juga memberikan bantuan keuangan berbasis Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp7 juta. Pemberian bantuan ini agar keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem bisa diberdayakan dan bisa produktif, dengan pendampingan dari pemerintah.
Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini, juga mengumpulkan kepala-kepala desa se-NTB untuk sosialisasi terkait program ini. Desa Berdaya sendiri terdiri dari Desa Berdaya Tematik dan Transformatif.
Bagi desa-desa yang mendapatkan program ini, Iqbal meminta agar dimusyawarahkan terkait kegiatan yang akan dilakukan. Setelah dibuat rencana kegiatan, barulah bantuan tersebut akan di-transfer ke rekening desa untuk disalurkan.
Untuk Desa Berdaya Tematik diberikan kepada desa miskin absolut, sementara transformatif diberi kepada desa yang miskin ekstrem saat ini berjumlah 106 desa se-NTB.
Kepala Desa Saneo, Rustam H.M Said mengaku, bersyukur mendapatkan bantuan tersebut di tengah pemangkasan Anggaran Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Pusat. Desa Saneo mendapatkan bantuan Rp500 juta dari Pemerintah Provinsi NTB.
Nantinya bantuan dari pemerintah provinsi ini akan digunakan untuk pengembangan ketahan pangan dan pariwisata, karena di wilayah Saneo memiliki potensi peternakan dan objek wisata air terjun.
“Nanti pendamping desa yang mengaturnya, bisa untuk ternak atau rehab rumahnya kami tidak tahu. Kebetulan di desa kami ada air terjun,” kata Rustam.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi pendamping desa, terdapat 50 KK masuk kategori miskin ektrem di desa yang masuk Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu itu. Dengan bantuan ini Rustam berharap bisa memajukan desa yang sudah dipimpinnya selama dua periode ini. (*)



