Sumbawa

Pelatkab Sumbawa Resmi Digelar, 460 Atlet Digeber Menuju Porprov 2026

Sumbawa Besar (NTBSatu) — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot secara resmi membuka Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab). Upaya ini sebagai langkah strategis menghadapi Porprov NTB XII 2026.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris KONI NTB, jajaran OPD, pelatih, official, serta ratusan atlet.

IKLAN

Pelatkab ini melibatkan 51 cabang olahraga dengan total 758 nomor pertandingan, menjadi fondasi awal untuk menyiapkan atlet menuju level yang lebih tinggi. Termasuk target jangka panjang PON 2028.

Disiplin Jadi Kunci, Bukan Sekadar Medali

Bupati Jarot, menegaskan keberhasilan atlet tidak datang dari bakat semata, tetapi dari konsistensi dan pengorbanan. “Menjadi atlet itu tidak mudah, kita harus bangun pagi-pagi, latihan saat orang beristirahat, menahan lelah, dan menahan cinta.” ujar Bupati Jarot, Selasa 7 April 2026.

Ia juga menegaskan orientasi Sumbawa tidak hanya pada hasil instan.

“Target kita bukan soal medali, kita ingin menunjukkan bahwa Sumbawa punya atlet berkelas, beretos kerja tinggi, dan menjunjung sportifitas.” ungkapnya. 

Lebih jauh, ia juga mengingatkan Porprov hanyalah batu loncatan. “Porprov ini bukan tujuan akhir. Kita punya target besar ke depan, yaitu PON 2028.” katanya. 

Siapkan 460 Atlet, Mayoritas Putra Daerah

Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., mengungkapkan kesiapan kontingen Sumbawa yang akan tampil dengan kekuatan besar. Sebanyak 460 atlet, 135 official, dan total 610 kontingen akan diturunkan dalam 38 cabang olahraga.

“Kami berharap semua pihak, termasuk masyarakat, ikut terlibat memberi semangat. Tanpa dukungan bersama, hasil maksimal sulit tercapai.” tambah Rafiq.

Rafiq juga menegaskan kekuatan utama Sumbawa ada pada kemandirian atlet lokal. “Sebanyak 99 persen atlet kita adalah putra daerah. Ini menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan utama kita.” tegasnya. 

Dengan persiapan matang, ia optimistis Sumbawa mampu bersaing. “Kami yakin dengan kerja keras dan persiapan yang baik, atlet Sumbawa bisa membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.” pungkasnya. 

Pelatkab ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum kebangkitan olahraga Kabupaten Sumbawa. Sinergi antara pemerintah, KONI, pelatih, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem prestasi yang berkelanjutan. (Marwah)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button