Lombok Barat

Pengerjaan Alun-alun Giri Menang Dikebut Jelang HUT Ke-68 Lobar

Lombok Barat (NTBSatu) – Proyek pembangunan Alun-alun Giri Menang kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) memastikan, progres pengerjaan telah mencapai lebih dari 95 persen dan hanya menyisakan pekerjaan finishing sebelum peresmian.

Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, Lalu Ratnawi menyampaikan, proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp13-14 miliar tersebut, secara umum kini pembangunannya sudah hampir selesai. Saat ini, pihaknya fokus pada penyempurnaan detail agar hasil akhir sesuai dengan standar yang pihaknya harapkan.

IKLAN

“Progresnya sudah di atas 95 persen. Tinggal sekitar lima persen lagi, itu finishing saja. Kita pastikan semuanya siap sebelum diresmikan,” ujarnya Senin, 30 Maret 2026.

Rencananya, peresmian Alun-alun Giri Menang akan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Lombok Barat pada April mendatang. Sementara itu, masa kontrak proyek akan berakhir pada 31 Maret 2026.

Klarifikasi Ornamen Rusak karena Angin

Di tengah progres yang hampir rampung, sempat muncul perhatian publik terkait penurunan salah satu ornamen di kawasan Alun-alun. Namun, Ratnawi menegaskan, hal tersebut bukanlah akibat kerusakan atau kegagalan konstruksi.

Ia menjelaskan, penurunan ornamen justru merupakan bagian dari pengawasan teknis yang pihaknya lakukan untuk memastikan kualitas visual dan estetika bangunan tetap optimal.

“Itu bukan kecelakaan atau kerusakan. Memang sengaja kami turunkan untuk penyetelan ulang. Secara visual kami nilai belum maksimal, jadi kami sempurnakan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas proyek, terutama karena pembangunan masih berada dalam masa pemeliharaan. Pemeriksaan setiap detail secara cermat agar hasil akhirnya tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga menarik secara estetika.

Selain itu, terdapat pula penyesuaian pada tampilan ornamen, termasuk perubahan warna yang sebelumnya abu-abu menjadi kombinasi putih dengan aksen emas. Perubahan ini bertujuan menghadirkan kesan lebih bersih, megah, dan representatif sebagai ruang publik kebanggaan masyarakat.

Ratnawi menambahkan, pihaknya melakukan pengawasan ketat agar tidak ada kekurangan yang terlewat sebelum peresmian. Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kualitas proyek. “Kami ingin saat diresmikan nanti, semuanya benar-benar siap dan memberikan kesan terbaik,” katanya.

Dengan progres yang hampir rampung, harapannya Alun-alun Giri Menang menjadi ruang publik baru yang representatif di Lombok Barat. Selain sebagai tempat rekreasi, kawasan ini juga diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat serta simbol perkembangan infrastruktur daerah. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button