Kerugian Capai Rp9 Miliar, BPBD Sumbawa Pastikan Pendampingan hingga Tuntas Pasca Kebakaran di Alas
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, menimbulkan kerugian hingga sekitar Rp9 miliar. Peristiwa kebakaran ini menghanguskan puluhan rumah warga dan berdampak besar bagi masyarakat setempat.
BPBD Kabupaten Sumbawa mencatat sebanyak 36 unit rumah terbakar dalam kejadian tersebut. Tim BPBD masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian secara menyeluruh.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Dr. Rusdianto mengatakan, nilai kerugian tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses verifikasi lanjutan.
“Total kerugian dari 36 unit rumah yang terbakar mencapai sekitar Rp9 miliar, itu masih masih data sementara ya,” ujarnya kepada NTBSatu, Jumat, 27 Maret 2026.
Kebakaran ini juga membuat warga kehilangan tempat tinggal. Namun, ia mengatakan BPBD tidak mendirikan tenda pengungsian karena kondisi lokasi tidak memungkinkan.
“Rata-rata warga menumpang di rumah keluarga terdekat,” jelasnya. Rusdianto menjelaskan, BPBD tetap memenuhi kebutuhan dasar para korban melalui posko bantuan di kantor desa.
Ia menyebutkan, berbagai pihak terus menyalurkan bantuan logistik sejak awal kejadian. Saat ini, persediaan logistik di posko masih mencukupi.
“Logistik masih menumpuk di posko lapangan maupun di posko induk BPBD,” katanya.
BPBD juga telah berkoordinasi dengan BNPB untuk mempercepat penanganan pasca-bencana. Tim BNPB telah turun ke lokasi pada 26 Maret 2026, untuk mengecek rencana pembangunan kembali rumah warga.
“Tim BNPB sudah turun untuk mengecek lokasi pembangunan rumah yang akan segera direalisasikan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mengawal proses pemulihan hingga tuntas dengan melibatkan pemerintah provinsi dan pusat. “Kami akan terus melakukan pendampingan sampai tuntas dan akan terus berkoordinasi,” katanya. (*)



