Pemprov NTB Tanggap Cepat Tangani Kebakaran 36 Rumah di Sumbawa
Mataram (NTBSatu) — Pemprov NTB bergerak cepat menangani kebakaran pemukiman warga di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang terjadi pada Minggu dini hari, 22 Maret 2026.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB Ahsanul Khalik menegaskan, penanganan darurat harus segera dilakukan secara terpadu, terutama dalam suasana Hari Raya Idulfitri.
“Gubernur meminta agar seluruh langkah penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Kebutuhan dasar masyarakat terdampak harus segera dipenuhi,” ujar AKA, sapaan akrabnya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 Wita di Dusun Pok, Desa Kalimango. Berdasarkan laporan lapangan, sebanyak 36 unit rumah terdampak, terdiri dari 31 unit mengalami kerusakan berat dan 5 unit terdampak sebagian. Sebanyak 129 jiwa dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut.
Dalam proses pemadaman, satu anggota pemadam kebakaran, M. Solikin, yang juga Komandan Regu Damkar Kecamatan Alas, meninggal dunia saat bertugas. Dugaannya, akibat tersengat aliran listrik.
Atas peristiwa tersebut, Gubernur Iqbal menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga almarhum. Beliau gugur dalam tugas kemanusiaan, dan pengabdian tersebut menjadi kehormatan bagi kita semua,” ungkapnya.
Bangun Koordinasi Pemprov NTB dengan Pemkab Sumbawa
Gubernur meminta agar ada koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk penanganan keluarga korban. Termasuk pengajuan santunan ahli waris melalui Kementerian Sosial.
Sebagai langkah tanggap darurat, Gubernur telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dan Dinas Sosial P3A NTB. Tujuannya untuk menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak.
Kepala BPBD NTB Sadimin menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai bantuan, antara lain paket pangan, sandang, tikar, terpal, mie instan, dan tenda keluarga untuk mendukung kebutuhan warga terdampak.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A NTB H. Masyhuri menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Sumbawa untuk memastikan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami memastikan buffer stock tersedia. Mulai dari selimut, tenda, makanan siap saji hingga kebutuhan anak-anak. Semua disiapkan dan akan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Saat ini kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, Damkar, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, relawan, serta masyarakat setempat masih terus melakukan pendataan dan penanganan lanjutan.
Pemprov NTB juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Terutama penyebabnya adalah kelalaian penggunaan api maupun instalasi listrik yang tidak aman.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan setiap potensi sumber api dapat dikendalikan. Agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup AKA mengingatkan. (*)



