Pariwisata

Lengkap! Inilah Kalender Event Pariwisata NTB 2026

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi merilis Kalender Event Pariwisata 2026. Ada puluhan agenda, mulai dari ajang olahraga internasional, festival budaya lokal, hingga pertemuan bisnis tingkat tinggi.

Deretan agenda ini untuk memacu kunjungan wisatawan ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, secara konsisten dari awal hingga akhir tahun.

IKLAN

Selain itu, langkah ini juga untuk memperkuat posisi NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia yang unggul dalam kekayaan tradisi dan fasilitas olahraga yang mumpuni.

Pemerintah menargetkan dampak ekonomi pariwisata dapat dirasakan secara merata. Baik di pusat keramaian maupun desa wisata di bagian pelosok.

IKLAN

Kuartal Pertama: Otomotif dan Tradisi Bau Nyale

Pada 2026, Kalender Event Pariwisata NTB dibuka langsung oleh sektor olahraga otomotif. Agenda pertama, yakni Pertamina Enduro VR46 Riders Academy di Sirkuit Mandalika pada akhir Januari lalu.

IKLAN

Pada Februari, agenda bergeser ke tradisi masyarakat melalui Festival Bau Nyale di Pantai Seger, Lombok Tengah. Di bulan yang sama, terdapat juga Merumatta Coast Trail di Lombok Barat.

Menjelang Maret, aktivitas pariwisata diwarnai nuansa tradisi dan religi. Salah satunya karena adanya Lebaran Topat di di Amphiteater Senggigi.

Kuartal Kedua: Sport Tourism dan Festival Budaya

Berlanjut ke April, akan ada Gelar Budaya Peresean di Lombok Barat dan Festival Rimpu Mantika di Kota Bima yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

Sedangkan di Mei, menjadi waktu tersibuk bagi penggemar olahraga. Ada Rinjani 100 Marvelous Trail di Sembalun, GT World Challenge di Mandalika, hingga Pacuan Kuda Tradisional di Kabupaten Dompu.

Berlanjut ke Juni, beberapa ajang lari dan selancar, seperti Senggigi Fun Run dan Mawi Surf League turut meramaikan kalender. Promosi pariwisata juga akan pemerintah perkuat melalui agenda bisnis, seperti AITTA Travel Mart dan perjalanan pengenalan destinasi bagi agen wisata dari Australia serta Oceania.

Kuartal Ketiga: Puncak Festival dan Alam

Bulan Juli terdapat ajang lari bergengsi Pocari Run di Mandalika, serta festival budaya Alunan Budaya Pringgasela di Lombok Timur.

Memasuki Agustus, agenda tertuju pada Gili Festival di Lombok Utara dan perayaan Maulid Adat Bayan yang sarat akan makna spiritual. Sedang di Pulau Sumbawa, ada Festival Sangeangapi.

Pada September, ajang olahraga, yaitu The Mandalika Ultra Trail 100 dan Samota International Fest di Sumbawa. Selain itu, ada ajang internasional Sail to Indonesia juga akan melintasi perairan NTB, mulai dari Kota Bima, Sumbawa, hingga Lombok selama periode September hingga Oktober.

Kuartal Keempat: MotoGP dan Penutup Tahun

Bulan Oktober diprediksi menjadi puncak kunjungan wisatawan mancanegara, karena menjadi jadwal perhelatan MotoGP Mandalika 2026 berlangsung pada tanggal 9-11 Oktober, Lombok Sumbawa Fair, dan Mandalika International Fest.

Sedangkan di November, akan ada atraksi Barapan Kebo di Sirkuit Bentiu yang menampilkan tradisi agraris masyarakat Sumbawa. Kemudian, Festival Senggigi dan Sampan Gili Balu Cup di Lombok.

Untuk penutup 2026, Desember menjadi saksi kemeriahan Parade Budaya Lombok Sumbawa yang akan berlangsung bertepatan dengan HUT Provinsi NTB, pada 17 Desember 2026. Selanjutnya, tradisi Festival Perang Topat di Lingsar dan ajang lari santai Mandalika Last Sunday Run. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button