Kecelakaan Bus Mulya Jaya di Plampang Sumbawa Akibat Jalan Licin, Sopir dan Dua Penumpang Terluka
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal terjadi di ruas Jalan Lintas Sumbawa – Bima Kilometer 51–52, tepatnya di Dusun Penyampang, Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Senin, 16 Maret 2026, sekitar pukul 14.30 Wita.
Sebuah bus penumpang Mulya Jaya mengalami out of control atau hilang kendali akibat jalan licin, setelah hujan deras hingga menabrak pohon di pinggir jalan.
Akibat insiden tersebut, dua orang penumpang mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit, sementara sopir bus hanya mengalami luka ringan.
Kasat Lantas Polres Sumbawa, AKP Belly Rizaldy Nata Indra membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“Peristiwa lakalantas tunggal ini terjadi sekitar pukul 14.30 Wita di Jalan Lintas Sumbawa – Bima Kilometer 51–52. Tepatnya di Dusun Penyampang, Desa Brang Kolong,” ujarnya AKP Belly, Senin, 16 Maret 2026.
Bus Hilang Kendali
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan bermula saat Bus Mulya Jaya dengan nomor polisi EA 7323 SB melaju dari arah Bima menuju Sumbawa. Namun ketika tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin karena hujan deras.
“Bus yang melaju dari arah Bima menuju Sumbawa tiba-tiba kehilangan kendali atau out of control. Karena, jalanan licin setelah hujan deras,” jelasnya.
Bus kemudian oleng dan akhirnya menabrak sebuah pohon besar yang berada di pinggir jalan. “Akibat kehilangan kendali, kendaraan oleng lalu menabrak pohon di pinggiran jalan,” tambahnya.
Dalam kecelakaan tersebut, sopir bus bernama Abanain (46), warga Desa Roi, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, hanya mengalami luka ringan. “Pengemudi bus mengalami luka ringan di bagian jidat sebelah kiri,” katanya.
Namun, dua orang penumpang mengalami luka cukup serius. Salah satunya Hayatunnufus (43), seorang guru asal Desa Nangkara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
“Satu penumpang atas nama Hayatunnufus mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke Sumbawa untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Korban lainnya adalah I Wayan Martana (41) yang merupakan anggota kepolisian berpangkat Bripka. “Korban lainnya atas nama I Wayan Martana, mengalami luka robek di lengan kanan dan juga dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis,” lanjutnya.
Polisi Amankan Sopir dan Kendaraan
Pasca kejadian, petugas dari Polsek Plampang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal serta mengatur arus lalu lintas. “Petugas piket menerima laporan, kemudian langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara awal,” ungkapnya.
Selain itu, polisi juga melakukan pendataan terhadap korban serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. “Saat ini sopir dan kendaraan bus sudah diamankan di Polsek Plampang untuk proses lebih lanjut,” tambahnya.
Kasat Lantas juga mengimbau para pengendara yang melintas di jalur Sumbawa – Bima untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca buruk.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati. Terutama saat hujan, karena kondisi jalan menjadi licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan,” tutupnya. (*)



