Lombok Barat

Pasar Gerung Segera Dibangun Ulang, Puluhan Ruko dan Ratusan Pedagang Direlokasi Sementara

Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat, bersiap melakukan pembangunan ulang Pasar Gerung dalam waktu dekat. Sebelum proses pembangunan dimulai, para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan pasar tersebut akan direlokasi sementara ke lokasi baru yang berada tidak jauh dari pasar lama.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Barat, H. Muh. Adnan mengatakan, relokasi pedagang menjadi bagian penting dari tahapan awal sebelum pembangunan pasar dimulai. Lokasi relokasi rencananya berada di lahan kosong seberang Pasar Gerung.

IKLAN

“Rencananya tempat relokasi ada di seberang pasar, di lahan kosong di depan pasar. Tetapi saat ini, masih dalam proses penilaian atau appraisal terkait harga sewa lahannya,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 15 Maret 2026.

IKLAN

Ia menjelaskan, jumlah pedagang yang menempati ruko di Pasar Gerung saat ini sekitar 66 unit. Namun, yang aktif berjualan perkiraannya sekitar 50 pedagang.

IKLAN

Siapkan Bangunan Pengganti

Untuk mengakomodasi mereka, pemerintah menyiapkan sekitar 50 unit lebih bangunan pengganti ruko di lokasi relokasi. “Yang toko itu ada sekitar 66 unit, tetapi yang aktif sekitar 50-an. Makanya nanti kita siapkan sekitar 50 lebih sebagai pengganti sementara,” jelasnya.

Selain pedagang ruko, relokasi juga akan mencakup pedagang yang menempati area pelataran pasar. Area pelataran tersebut memiliki luas sekitar 3.126 meter persegi dengan panjang hampir 988 meter.

“Pelatarannya luas, sekitar 3.126 meter persegi. Nanti akan dibagi-bagi untuk lapak pedagang, mungkin ukuran dua sampai tiga meter, menyesuaikan jumlah pedagang yang ada,” kata Adnan.

Menurutnya, fasilitas dasar seperti musala, kamar mandi, dan sistem drainase juga akan disiapkan di kawasan relokasi. Namun bangunan tersebut bersifat semi permanen, karena penggunaannya hanya sementara selama pembangunan pasar berlangsung.

“Ini hanya sementara. Kalau pasar induknya sudah selesai dibangun, pedagang akan kembali ke sana,” ujarnya.

Adnan menambahkan, pemerintah daerah baru akan merelokasi setelah ada kepastian dari Pemerintah Pusat terkait pembangunan fisik pasar, yang rencananya penanganannya oleh kementerian terkait.

“Pembangunan pasar ini dari pusat. Kita di daerah lebih pada perencanaan, relokasi, dan sosialisasi kepada pedagang,” jelasnya.

Telan Anggaran Rp221 Miliar

Sebelumnya, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini menyatakan, pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan Pasar Gerung kepada Pemerintah Pusat. Nilai anggarannya mencapai sekitar Rp221 miliar.

Menurutnya, pembangunan pasar tersebut nantinya akan dengan konsep yang lebih modern dan tertata. “Pasar Gerung akan kita bangun lebih modern, tertata rapi dan hanya satu lantai supaya lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini proses perencanaan teknis dan tender tengah berjalan. Setelah desain final selesai, dokumen tersebut akan pemerintah daerah serahkan kepada kementerian yang menangani pembangunan fisik proyek.

“Begitu desain selesai, langsung kita serahkan ke pusat. Kita berharap proses tender bisa segera berjalan supaya pembangunan bisa mulai,” katanya.

Pemerintah daerah berharap, pembangunan ulang Pasar Gerung dapat meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan. Sekaligus, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lombok Barat. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button