Kota Mataram

Arus Mudik di Terminal Mandalika Melonjak 14 Persen, Tarif Tiket Dipastikan Sesuai SK Gubernur

Mataram (NTBSatu) – Otoritas Terminal Tipe A Mandalika Mataram mencatat, peningkatan signifikan volume penumpang menjelang Lebaran. Memasuki periode mudik tahun 2026, lonjakan penumpang mencapai 14,70 persen dibandingkan hari sebelumnya.

​Kepala Terminal Mandalika Mataram, Marthen C. Tanone mengatakan, peningkatan pergerakan pemudik ini mulai terlihat sejak akhir pekan lalu. Libur anak sekolah menjadi pemicu utama masyarakat di NTB mulai melakukan perjalanan lebih awal.

IKLAN

Ia juga menjelaskan meskipun angka awal sempat minus 1,67 persen dari tahun lalu, tercatat tren kini berbalik naik tajam.

IKLAN

​”Data kami menunjukkan kenaikan 14,70 persen pada hari kemarin (sabtu). Dan kami memprediksi puncak arus mudik jatuh pada H-3,” ungkapnya kepada NTBSatu, Minggu, 15 Maret 2026.

IKLAN

​Menanggapi keluhan masyarakat mengenai harga tiket, Marthen menegaskan, pemerintah provinsi telah menetapkan aturan resmi melalui SK Gubernur NTB. Aturan tersebut mengatur Batas Atas Tarif sesuai jenis pelayanan, khususnya untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).

​”Gubernur menetapkan batas atas tarif. Untuk layanan non-ekonomi rute Mataram – Bima dan Dompu – Sape, batas atasnya antara Rp400.000 sampai Rp500.000. Sejauh pemantauan kami di terminal, harga jual tiket masih di bawah batas atas resmi,” jelasnya.

Kecelakaan Bus di Sumbawa

​Marthen juga mengklarifikasi kabar viral mengenai kecelakaan bus PO Titian Mas di Sumbawa. Ia memastikan, insiden tersebut tidak memakan korban jiwa.

​”Rekan-rekan di Sumbawa mengabarkan kecelakaan tadi pagi. Sopir bus berupaya menghindari warga yang berlari-lari di jalan raya. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” tambahnya.

​Guna menjamin kenyamanan pemudik, Marthen meminta masyarakat tetap waspada terhadap praktik penjualan tiket di luar jalur resmi, seperti melalui media sosial yang sulit terpantau otoritas terminal.

​”Kami mengimbau pemudik membeli tiket pada agen resmi untuk menghindari penipuan tarif. Selain itu, jangan membawa barang terlalu banyak dan tetap jaga kesehatan fisik agar selamat sampai tujuan,” paparnya.

​Pihak terminal terus memantau perkembangan di lapangan setiap hari. Marthen berharap, seluruh target pelayanan tetap terjaga hingga masa puncak arus mudik berakhir.

​”Kami terus memonitor agar tidak ada PO yang melampaui batas atas yang telah gubernur tentukan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button