INTERNASIONAL

Trump Tolak Usulan Putin Akhiri Cepat Konflik AS-Israel dengan Iran

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Donald Trump menolak proposal Presiden Rusia, Vladimir Putin terkait penyelesaian cepat konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. Penolakan tersebut Trump sampaikan dalam percakapan telepon dengan Putin.

Dalam pembicaraan itu, Trump menyatakan, Putin seharusnya lebih berperan dalam menghentikan perang antara Rusia dan Ukraina. Trump menilai, langkah tersebut akan lebih membantu situasi global dibandingkan membahas konflik lain.

IKLAN

“Saya katakan (kepada Putin): ‘Anda akan lebih membantu dengan cara mengakhiri perang Ukraina-Rusia. Itu akan sangat membantu,'” ujarnya, mengutip dari Reuters, Selasa, 10 Maret 2026.

IKLAN

Usulan Pemerintah Rusia

Sementara itu, utusan Kremlin untuk kebijakan luar negeri, Yuri Ushakov menyatakan, pihak Rusia sebenarnya telah mengajukan gagasan kepada Trump. Gagasan tersebut untuk mempercepat penyelesaian konflik antara AS-Israel dan Iran.

IKLAN

Menurut Ushakov, Putin menyampaikan sejumlah ide yang bertujuan mengakhiri konflik dengan Iran melalui jalur politik dan diplomatik. Ia mengatakan, Kremlin telah melakukan berbagai komunikasi dengan sejumlah pemimpin internasional untuk mendukung upaya tersebut.

Putin, kata Ushakov, telah melakukan kontak dengan para pemimpin negara-negara Teluk, presiden Iran, serta sejumlah pemimpin negara lainnya guna mencari jalan keluar dari konflik yang tengah berlangsung.

“Putin menyampaikan beberapa gagasan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik Iran secara politik dan diplomatik dengan cepat. Termasuk, kontak dengan para pemimpin negara-negara Teluk, presiden Iran, dan para pemimpin negara lain,” kata Ushakov.

Dalam percakapan tersebut, Ushakov menambahkan, Trump juga menyampaikan pandangannya terkait perkembangan operasi militer AS dan Israel terhadap Iran.

“Izinkan saya mengatakan bahwa pertukaran ide yang sangat substansial dan tanpa diragukan lagi bermanfaat telah terjadi,” ujar Ushakov.

Lebih lanjut, Ushakov menyebut, Trump menilai kepentingan Amerika Serikat saat ini adalah penyelesaian cepat konflik di Ukraina melalui gencatan senjata serta solusi jangka panjang. Ia juga menyampaikan, perkembangan operasi militer Rusia di Ukraina yang menurutnya menunjukkan kemajuan signifikan.

“Pasukan Rusia maju cukup sukses. Ini seperti yang telah dicatat adalah faktor yang seharusnya mendorong rezim di Kyiv, untuk akhirnya menempuh jalan negosiasi penyelesaian konflik,” kata Ushakov. (*)

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button