Ibadah

Jadwal Malam Ganjil 10 Terakhir Ramadan 1447 Hijriah Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Mataram (NTBSatu) – Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di Indonesia harus bersiap melakukan iktikaf untuk menjemput malam Lailatul Qadar.

Namun sama seperti sebelumnya, terdapat perbedaan titik awal perhitungan antara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Perbedaannya berdampak pada penentuan tanggal-tanggal ganjil yang diyakini sebagai waktu turunnya malam Lailatul Qadar.

Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Berarti, dari perhitungan tersebut, 10 malam terakhir versi Muhammadiyah akan mulai pada Senin malam, 9 Maret 2026.

Di sisi lain, Pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 sesuai kriteria visibilitas hilal MABIMS. Artinya, 10 malam terakhir akan dimulai Selasa, 10 Maret 2026.

IKLAN

Jadwal Malam Ganjil Versi Muhammadiyah

  • Malam 21 Ramadan: Jatuh pada Senin malam, 9 Maret 2026;
  • Malam 23 Ramadan: Jatuh pada Rabu malam, 11 Maret 2026;
  • Malam 25 Ramadan: Jatuh pada Jumat malam, 13 Maret 2026;
  • Malam 27 Ramadan: Jatuh pada Minggu malam, 15 Maret 2026;
  • Malam 29 Ramadan: Jatuh pada Selasa malam, 17 Maret 2026.

Jadwal Malam Ganjil Versi Pemerintah

  • Malam 21 Ramadan: Selasa malam, 10 Maret 2026;
  • Malam 23 Ramadan: Kamis malam, 12 Maret 2026;
  • Malam 25 Ramadan: Sabtu malam, 14 Maret 2026;
  • Malam 27 Ramadan: Senin malam, 16 Maret 2026;
  • Malam 29 Ramadan: Rabu malam, 18 Maret 2026.

Harmoni di Tengah Perbedaan

Perbedaan ini sudah beberapa kali terjadi dan sudah lumrah. Di NTB, perbedaan jadwal justru menjadi sebagai pemacu semangat dan meramaikan masjid.

Meski ada perbedaan dari segi kalender, esensi 10 malam terakhir Ramadan adalah meningkatkan intensitas ibadah secara konsisten. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button