Berkah Ramadan di Udayana, UMKM Raup Rp780 Juta
Mataram (NTBSatu) – Aktivitas ekonomi selama Ramadan di Kota Mataram terus menggeliat. Kampung Kuliner Ramadan 2026 yang berlokasi di Jalan Udayana mencatat perputaran uang hingga Rp780 juta, sejak awal pelaksanaan hingga pekan ketiga Ramadan.
Pergerakan ekonomi tersebut berasal dari 40 pelaku UMKM yang membuka lapak di kawasan tersebut selama 13 hari pelaksanaan, hingga 8 Maret lalu. Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra menyampaikan, capaian tersebut cukup menggembirakan bagi pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan.
Menurutnya, meski sempat terganggu cuaca pada awal Ramadan, aktivitas pengunjung mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. “Syukurlah, hampir setiap malam ada hiburan yang kami hadirkan dan jumlah pengunjung cukup ramai. Kalau dihitung rata-rata, pedagang bisa mendapatkan omzet sekitar Rp1,5 juta per hari,” ujar Cahya, Senin, 9 Januari 2026.
Dengan asumsi tersebut, total transaksi dari 40 tenan yang aktif berjualan selama 13 hari diperkirakan mencapai sekitar Rp780 juta. Angka ini dinilai cukup besar untuk kegiatan pasar kuliner musiman yang difasilitasi pemerintah daerah.
Meski demikian, sejumlah pedagang sempat menyampaikan, keramaian tahun ini tidak sepenuhnya sama seperti Ramadan sebelumnya. Cahya menilai, kondisi itu wajar karena kini semakin banyak lokasi alternatif bagi masyarakat untuk mencari takjil.
Ia menyebut, beberapa titik yang juga ramai dikunjungi warga antara lain kawasan eks Bandara Selaparang, Lapangan Pagutan Permai, hingga sepanjang Jalan Majapahit. “Sekarang masyarakat punya banyak pilihan tempat untuk berburu takjil, sehingga pengunjung tidak hanya terpusat di satu lokasi saja,” jelasnya.
Selain itu, faktor cuaca juga menjadi tantangan pada awal Ramadan. Curah hujan yang cukup tinggi membuat aktivitas masyarakat di luar ruangan sempat berkurang.
“Di awal Ramadan hujan cukup sering turun. Namun dalam sepekan terakhir cuaca mulai membaik sehingga jumlah pengunjung meningkat,” katanya.
Hadirkan Kegiatan Hiburan
Untuk menambah daya tarik, Dinas Pariwisata Kota Mataram menghadirkan berbagai kegiatan hiburan di Kampung Kuliner Ramadan Udayana dengan konsep “Maen di Kampoeng”. Sejumlah lomba digelar, seperti lomba azan subuh, lomba mewarnai, hingga ajang pencarian bakat Kampoeng Idol dan fashion show.
Program tersebut cukup efektif mendatangkan pengunjung, khususnya pada akhir pekan. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Mataram, jumlah pengunjung pada hari kerja berkisar 500 hingga 700 orang per malam.
Sementara itu, saat akhir pekan dapat mencapai 800 hingga 1.500 orang. Seluruh lapak yang disediakan dalam kegiatan ini juga diberikan tanpa biaya sewa kepada para pelaku UMKM.
“Kami ingin memberi ruang bagi UMKM agar bisa berjualan tanpa terbebani biaya tempat. Harapannya, ekonomi masyarakat tetap bergerak selama Ramadan,” tutup Cahya. (*)



